Ini 6 Penyebab Pembuluh Darah Pecah, Jangan Anggap Sepele!
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran darah yang berfungsi mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Sebagai informasi, pembuluh darah terdiri...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran darah yang berfungsi mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Sebagai informasi, pembuluh darah terdiri...
Pembuluh darah adalah bagian dari sistem peredaran darah yang berfungsi mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Sebagai informasi, pembuluh darah terdiri dari tiga jenis, yakni arteri, vena, dan kapiler.
Namun, dalam kondisi tertentu pembuluh darah manusia bisa pecah. Lantas, apa yang menyebabkan pembuluh darah pecah? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.
Penyebab Pembuluh Darah Pecah
Ketika pembuluh darah pecah, sebagian darah akan keluar dan dapat muncul di bawah permukaan kulit. Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah penyebab pembuluh darah pecah.
1. Cedera
Penyebab pembuluh darah pecah yang pertama adalah karena mengalami cedera. Hal ini cukup umum dialami oleh sejumlah orang karena sejumlah faktor, misalnya terpeleset atau jatuh ke tanah.
Nah, cedera yang cukup parah dapat menyebabkan pembuluh darah pecah dan terjadi pendarahan. Sayangnya, pendarahan tak dapat dilihat dengan mata telanjang karena terjadi di dalam kulit.
Oleh sebab itu, jika mengalami cedera yang cukup parah sebaiknya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut oleh dokter.
2. Varises
Varises merupakan pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah vena dan menyebabkan penumpukan darah. Karena darah terus menumpuk, hal ini menimbulkan tekanan besar yang lama-lama dapat merusak pembuluh darah dan akhirnya pecah.
Ketika pembuluh darah pecah, maka akan membentuk jaringan darah yang menjalar di kulit, yang kalau dilihat sekilas seperti jaring laba-laba. Kondisi ini juga menyebabkan warna kemerahan atau kecoklatan di kulit.
3. Hipertensi
Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga menjadi salah satu penyebab pembuluh darah pecah. Pada dasarnya, pembuluh darah sehat bersifat lentur, kuat, dan elastis.
Namun, karena mengalami tekanan darah tinggi hal ini dapat merusak lapisan pembuluh darah akibat penumpukan lemak di tubuh. Ketika lemak masuk ke aliran darah, plak jahat mengumpul dan melekat di pembuluh darah.
Hal tersebut menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kurang elastis, sehingga menghambat aliran darah ke seluruh tubuh. Jika hipertensi tidak segera disembuhkan, maka pembuluh darah bisa pecah.
4. Kelainan Darah
Mengutip Healthline, kelainan darah juga bisa menyebabkan pembuluh darah pecah, termasuk penyakit yang mengganggu pembentukan protein normal dalam darah yang disebut hemofilia. Tak hanya itu, kekurangan vitamin atau nutrisi juga menjadi faktor pembuluh darah melemah.
5. Terjadi Penggumpalan Darah
Pembekuan atau penggumpalan darah juga dapat menyebabkan pembuluh darah pecah. Mengutip laman My Cleveland Clinic, penggumpalan darah dapat meningkatkan tekanan aliran darah di arteri atau vena. Ketika tekanan darah terus meningkat, pembuluh darah dan katup kecil di dalamnya bisa melemah dan akhirnya pecah.
6. Vaskulitis
Penyebab pembuluh darah pecah yang terakhir adalah karena mengalami vaskulitis. Sebagai informasi, vaskulitis adalah peradangan yang menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi tebal atau sempit sehingga mempengaruhi lebar aliran darah.
Jika kondisi ini tak segera ditangani dengan cepat, maka vaskulitis bisa bertambah parah yang mana berisiko menyebabkan pembuluh darah pecah.
Nah, itu dia pembahasan mengenai enam penyebab pembuluh darah pecah. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan detikers.(osv/dkthlt)
Rasanya yang tajam dan pahit membuat buah pare tidak disukai banyak orang. Tapi apakah kamu tahu kalau di balik rasanya yang 'unik', pare memiliki khasiat kesehatan...
Rasanya yang tajam dan pahit membuat buah pare tidak disukai banyak orang. Tapi apakah kamu tahu kalau di balik rasanya yang 'unik', pare memiliki khasiat kesehatan yang tidak terduga.
Buah yang masih berkerabat dekat dengan mentimun dan zucchini ini kerap menjadi bahan pokok untuk masakan di berbagai negara di Asia. Pare juga kaya nutrisi seperti vitamin A, C, dan antioksidan.
Dikutip dari Healthline, berikut khasiat buah pare untuk kesehatan.
1. Mengatasi Diabetes
Buah pare ternyata kerap dimanfaatkan oleh orang zaman dulu untuk mengatasi kondisi yang berkaitan dengan diabetes. Menurut studi, hal tersebut karena buah pare memiliki khasiat menurunkan kadar gula dalam darah.
Lebih lanjut, studi tersebut mengungkapkan mengonsumsi 2.000 mg buah pare setiap hari dapat menurunkan kadar gula darah dan hemoglobin A1c. Studi lain menunjukkan buah pare dapat merangsang pelepasan hormon insulin yang berperan dalam mengatur kadar gula dalam darah.
2. Berpotensi Mencegah Kanker
Sementara itu, studi lain mengungkapkan buah pare berpotensi untuk melawan kanker. Studi tersebut menemukan ekstrak buah pare efektif dalam membunuh sel kanker pada perut, usus, paru-paru, dan nasofaring.
Studi itu juga mendapati ekstrak buah pare dapat menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker payudara, serta mempercepat kematian sel kanker.
3. Menurunkan Kolesterol
Buah pare juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Hal ini sudah berkali-kali dibuktikan lewat sejumlah studi yang dilakukan terhadap hewan.
Sedangkan pada percobaan yang dilakukan terhadap manusia, peneliti menemukan ekstrak buah pare dapat menurunkan tingkat LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.
4. Kaya Akan Nutrisi Penting
Selain vitamin A, C, dan antioksidan, buah pare juga kaya akan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam 100 gram buah pare, terkandung beragam nutrisi di antaranya:
(osv/dkthlt)
Bertempat di Aula Politeknik Kaltara , 6/9 tengah diadakan PKKMB 2023 hari ke - 3 yang dihadiri oleh Calon Mahasiswa Baru Politeknik Kaltara...
Bertempat di Aula Politeknik Kaltara , 6/9 tengah diadakan PKKMB 2023 hari ke - 3 yang dihadiri oleh Calon Mahasiswa Baru Politeknik Kaltara 2023
Bertempat di Ruang Pertemuan Universitas Megaresky Makassar, 4 September 2023, Politeknik Kaltara mengadakan Studi Banding dalam rangka peningkatan Pengelolaan...
Bertempat di Ruang Pertemuan Universitas Megaresky Makassar, 4 September 2023, Politeknik Kaltara mengadakan Studi Banding dalam rangka peningkatan Pengelolaan Laboratorium Farmasi, pihak Politeknik Kaltara diwakili oleh Wadir I Politeknik Kaltara Apt. Irma Novrianti, M.Farm.Klin dan Kaprodi Farmasi Bapak Faizal, S.Farm, M.Si.
Tak cuma kesegaran, sejumlah manfaat mengonsumsi air lemon di pagi hari tak main-main.Minuman yang identik dengan rasa kecut ini juga menjadi kebiasaan populer di...
Tak cuma kesegaran, sejumlah manfaat mengonsumsi air lemon di pagi hari tak main-main.
Minuman yang identik dengan rasa kecut ini juga menjadi kebiasaan populer di kalangan banyak orang. Lantas, apa yang membuat minuman sederhana ini menjadi ritual begitu digemari dan baik untuk kesehatan?
Menurut dokter spesialis penyakit dalam Cleaveland Clinic Roxanne B Sukol, MD, MS, berikut adalah empat manfaat air lemon bagi tubuh.
1. Melancarkan Pencernaan
Asam yang terkandung dalam lemon membantu memecah makanan. Itulah sebabnya mengapa ada begitu banyak asam dalam perut manusia.
2. Menjaga Tubuh Terhidrasi
Air adalah kebutuhan penting bagi tubuh. Tanpa mengonsumsinya, manusia hanya dapat bertahan hidup selama beberapa hari. Faktanya, air dibutuhkan menjadi asupan di tubuh hingga 75 persen untuk bayi dan 55 persen usia dewasa.
Sementara lemon bisa membantu memberikan rasa pada air putih yang mungkin meningkatkan keinginan orang untuk terus terhidrasi.
3. Pangkas BB
Karena kemampuannya yang dapat membantu meningkatkan hidrasi dalam tubuh, air lemon sering kali dipercaya sebagai strategi dalam penurunan berat badan.
Segelas air lemon juga hanya mengandung enam kalori. Walhasil, lemon merupakan pilihan minuman rendah kalori yang dapat menggantikan minuman berkalori tinggi atau minuman manis.
4. Mencegah Batu Ginjal
Asam sitrat dalam lemon dapat membantu mencegah batu ginjal. Sitrat yang dikandungnya dapat membuat urine kekurangan asam bahkan dapat memecah batu-batu kecil.
National Kidney Foundation menyarankan untuk mencampurkan 100 gram perasan lemon dengan air sebagai obat diet pelengkap di samping obat lain untuk pencegahan batu ginjal.(osv/dkthlt)
Penyerahan secara simbolis "Penghargaan" bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan ( Tendik ) Teladan untuk Bulan Agustus 2023. Yang mendapatkan Predikat Dosen Teladan...
Penyerahan secara simbolis "Penghargaan" bagi Dosen dan Tenaga Kependidikan ( Tendik ) Teladan untuk Bulan Agustus 2023. Yang mendapatkan Predikat Dosen Teladan adalah Ibu Ns. Isnina Noor Sakinah, M.Kep dan untuk Tendik Teladan adalah Pak Muh. Fadli Fani, S.Sos.