10 Cara Menurunkan Panas pada Anak Tanpa Obat, Ada Kompres Air Hangat
Cara menurunkan panas pada anak seolah menjadi pengetahuan wajib orang tua. Panas merujuk pada demam saat suhu tubuh meningkat dibanding pada kondisi normal....
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Cara menurunkan panas pada anak seolah menjadi pengetahuan wajib orang tua. Panas merujuk pada demam saat suhu tubuh meningkat dibanding pada kondisi normal....
Cara menurunkan panas pada anak seolah menjadi pengetahuan wajib orang tua. Panas merujuk pada demam saat suhu tubuh meningkat dibanding pada kondisi normal. Penanganan secepatnya memungkinkan pasien segera pulih.
Apalagi, demam kerap membuat orang tua khawatir. Dikutip dari flyer edukasi RSUD Dr. Soetomo, demam pada anak adalah apabila suhu tubuh lebih dari 37,5°Celsius. Sedangkan suhu tubuh normal adalah 36,5-37,5 derajat Celsius.
Cara Menurunkan Panas pada Anak secara Alami
Dikutip dari tulisan berjudul Penatalaksanaan Demam pada Anak karya dr Nia Kania, SpA, MKes, peningkatan suhu tubuh bisa dilakukan secara alami. Namun ada kondisi tertentu yang membolehkannya.
Dalam tulisan yang terbit di situs Pustaka Ilmiah tersebut dijelaskan, penanganan alami diterapkan saat suhu tidak sampai 39°Celsius. Ketika suhu tubuh menyentuh angka itu, sebaiknya anak segera mendapatkan penanganan medis misal minum obat anti demam.
1. Kompres Hangat
Penanganan ini melapisi permukaan kulit dengan handuk yang telah dibasahi air hangat dengan temperatur maksimal 43°Celsius. Biasanya area tubuh yang dikompres adalah wajah, leher dan tangan.
Kompres hangat pada kulit bisa menghambat shivering dan dampak metabolik yang ditimbulkan. Kompres hangat juga menginduksi vasodilatasi perifer, sehingga meningkatkan pengeluaran panas tubuh.
2. Mandi Air Hangat
Mengutip Parenting Firstcry, mandi air hangat dapat membantu mengatur suhu tubuh. Sebab, suhu tubuh turun saat air menguap dari tubuh.
Sebaliknya, mandi air dingin harus dihindari selama demam. Air dingin bisa memicu tubuh menggigil dan dapat meningkatkan suhu tubuh lebih lanjut.
3. Gosok dengan Bawang Merah
Bawang merah tak hanya membantu menurunkan suhu tubuh, tapi juga meredakan nyeri tubuh saat demam. Caranya, cukup potong satu bawang dengan irisan tipis, lalu gosokkan 2-3 potong pada kaki anak selama beberapa menit. Lakukan dua kali sehari untuk mengurangi demam.
4. Bubuk Jahe
Jahe bisa membunuh bakteri penyebab demam pada anak. Mandi jahe bisa membantu anak berkeringat lalu menurunkan panas tubuh dan menghilangkan racun. Caranya, tambahkan sekitar dua sendok makan bubuk jahe ke dalam bak mandi berisi air hangat.
5. Pastikan Anak Mendapat Tidur yang Cukup
Saat istirahat, tubuh bisa menggunakan energi untuk penyembuhan dari pada mengeluarkannya untuk melakukan aktivitas lain. Jika anak tidak mau tidur, lakukan aktivitas lain yang dapat membatasi geraknya.
6. Pilih Pakaian yang Tipis
Mengutip Stanford Medicine, pakaikan anak dengan pakaian yang tipis/ringan. Pakaian yang tebal akan memerangkan panas dalam tubuh dan menyebabkan suhu naik.
7. Pastikan Anak Tetap Terhidrasi
Asupan cairan dalam bentuk air dan jus sangat penting. Jus buah, susu, hingga air kelapa dapat meningkatkan energi tubuh dan memberikan kekuatan untuk sembuh. Bayi yang sedang disusui harus diberikan susu setiap 10 menit.
Bayi baru lahir perlu menerima sekitar 30 ml ekstra setiap kali menyusui. Jika ragu, kamu bisa mendiskusikan ini dengan dokter, sebab, jumlah makanan tambahan yang dibutuhkan bervariasi berdasarkan usia dan berat bayi.
8. Berikan Jus Lemon dengan Madu
Vitamin C dalam lemon dapat memperkuat kekebalan tubuh. Sementara, madu memberi nutrisi pada tubuh. Kombinasi keduanya efektif dalam menurunkan demam. Caranya, tambahkan satu sendok makan madu ke satu sendok makan jus lemon lalu diaduk. Setelah itu diberikan pada anak.
9. Beri Makanan yang Bergizi
Selama demam, tubuh akan lebih membutuhkan banyak vitamin A, B, C, Kalsium, Natrium dan Zat Besi. Diet yang dianjurkan yaitu diet tinggi kalori, protein dan cairan serta rendah lemak. Sup ayam dengan sayuran bisa diberikan ke anak.
Pastikan anak yang sedang demam mengonsumsi makanan yang mudah dicerna. Makanan pedas, berlemak dan berserat tinggi perlu dihindari karena sulit dicerna.
10. Tetap di dalam Ruangan
Jangan biarkan anak terkena sinar matahari langsung selama demam. Biarkan anak berada di tempat yang sejuk dan teduh di dalam ruangan. Hindari paparan berlebihan ke tempat umum, karena tubuh yang lemah rentan terhadap infeksi.
Kapan Harus ke Dokter?
Kamu bisa melakukan beberapa cara alami yang telah disebutkan di rumah. Namun, mengutip WebMD, bawalah anak ke dokter jika:
- Panas hingga 39°Celsius.
- Memiliki suhu 38°Celsius atau lebih di usia kurang dari 3 bulan.
- Demam berlangsung lebih dari 24 jam jika berusia 2 tahun, atau 72 jam di usia yang lebih dewasa.
- Demam disertai gejala lain seperti leher kaku, sakit tenggorokan, sakit telinga, ruam dan sakit kepala parah.
- Kejang.
- Tidak responsif.
Semoga tulisan cara penurunan panas pada anak ini bisa membantu kamu ya detikers. Jangan lupa segera ke dokter bila suhu makin tinggi dan anak terlihat tidak nyaman.(osv/dkthlt)
Bintitan adalah sebuah penyakit mata yang cukup mengganggu. Sebab, hal ini menyebabkan munculnya benjolan atau bengkak di kelopak mata karena infeksi bakteri.Banyak...
Bintitan adalah sebuah penyakit mata yang cukup mengganggu. Sebab, hal ini menyebabkan munculnya benjolan atau bengkak di kelopak mata karena infeksi bakteri.
Banyak orang yang menganggap kalau mata bintitan disebabkan oleh suka mengintip. Padahal, dalam dunia medis hal ini tidak benar, lho.
Apa Itu Mata Bintitan?
Bintitan adalah munculnya suatu benjolan merah pada mata yang cukup menyakitkan. Secara umum, bintitan muncul di dekat tepi kelopak mata yang tampak seperti bisul atau jerawat. Namun, dalam beberapa kasus bintitan juga bisa muncul di bagian dalam kelopak mata.
Dilansir situs Cleveland Clinic, mata bintitan cukup umum terjadi pada manusia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Namun, bintitan lebih sering terjadi pada orang dewasa karena produksi kelenjar minyak lebih kental daripada anak-anak.
Penyebab Mata Bintitan
Pada umumnya, bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus pada kelenjar minyak atau folikel rambut di kelopak mata. Mengutip Healthline, kelenjar dan folikel dapat tersumbat oleh sel kulit mati dan kotoran lainnya.
Sedikit informasi, kelenjar minyak di kelopak mata berfungsi untuk melumasi mata. Hal ini agar mata tetap terlindungi dari debu dan kotoran, sehingga tidak mudah masuk ke dalam mata.
Akan tetapi, ketika bakteri tersebut menginfeksi kelopak mata, maka kelenjar penghasil minyak jadi tidak bekerja maksimal. Alhasil, dalam beberapa waktu bisa muncul bintitan di mata.
Dilansir situs Mayo Clinic, ada sejumlah penyebab lain mata bintitan, yakni sebagai berikut:
- Menyentuh mata dengan kondisi tangan kotor.
- Memasukkan lensa kontak tanpa mendisinfeksi secara menyeluruh atau mencuci tangan terlebih dahulu.
- Membiarkan riasan mata selama semalaman.
- Memakai kosmetik lama atau sudah kadaluarsa.
- Memiliki riwayat blepharitis, yakni peradangan kronis di sepanjang tepi kelopak mata.
- Punya riwayat rosacea, yakni suatu kondisi kulit yang ditandai dengan kemerahan pada wajah.
Cara Mengobati Bintitan
Apabila kamu mengalami bintitan, jangan panik dahulu. Sebab, bintitan dapat sembuh dengan cepat sekitar 1-2 minggu, sehingga tak perlu khawatir lagi dengan mitos yang mengatakan bahwa bintitan akan berlangsung lama.
Dengan begitu, kamu juga bisa melakukan pengobatan bintitan secara mandiri di rumah. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:
- Letakkan kompres dengan kain lap hangat pada bintitan selama 5 hingga 10 menit.
- Bersihkan kelopak mata dengan sabun lembut, seperti shampo bayi yang tear-free, lalu campur dengan air.
- Kompres dengan kantong teh. Disarankan dengan teh hitam karena dapat mengurangi bengkak.
- Menggunakan obat pereda nyeri yang dijual bebas seperti ibuprofen atau parasetamol.
- Hindari penggunaan kosmetik dan lensa kontak saat bintitan belum hilang
Sebagai pengingat, jika bintitan terasa semakin sakit dan tak kunjung sembuh, sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Cara Mencegah Bintitan
Ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah bintitan, yakni sebagai berikut:
- Rajin mencuci tangan sampai bersih sebelum menyentuh area wajah, mata, serta sebelum dan sesudah menggunakan lensa kontak.
- Jika kamu sering menggunakan kosmetik, sebaiknya ganti riasan mata setiap 2-3 bulan sekali dan jangan berbagi riasan mata dengan orang lain.
- Rutin mencuci muka sebelum tidur untuk menghilangkan kotoran, debu, dan bekas make up.
Nah, itu dia penjelasan mengenai mata bintitan beserta penyebab, cara mengobati, dan cara mencegahnya. Semoga artikel ini dapat membantu detikers!(osv/dkthlt).
Bertempat di Ruang H Politeknik Kaltara, 20/2023 tengah diadakan kembali Kegiatan ujian kompotensi TRY OUT Internal untuk mahasiswa Tingkat III Prodi Keperawatan...
Bertempat di Ruang H Politeknik Kaltara, 20/2023 tengah diadakan kembali Kegiatan ujian kompotensi TRY OUT Internal untuk mahasiswa Tingkat III Prodi Keperawatan Politeknik Kaltara, Try Out merupakan bentuk ujian yang diberikan pada mahasiswa dalam rangka uji coba yang dilaksanakan sebelum ujian berlangsung.
Bertempat di Ruang Ujian Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, 20/2023 tengah diadakan kembali Kegiatan Seminar Hasil untuk mahasiswa Tingkat III Prodi Farmasi...
Bertempat di Ruang Ujian Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, 20/2023 tengah diadakan kembali Kegiatan Seminar Hasil untuk mahasiswa Tingkat III Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, Seminar Proposal merupakan Tahapan yang harus dilalui Mahasiswa di tingkat Akhir sebelum menyelesaikan studinya.
Apakah detikers pernah mengalami kaki bengkak? Jika iya, tentu hal tersebut sangat merepotkan. Selain kaki terasa nyut-nyutan, kamu juga sulit menjalankan aktivitas...
Apakah detikers pernah mengalami kaki bengkak? Jika iya, tentu hal tersebut sangat merepotkan. Selain kaki terasa nyut-nyutan, kamu juga sulit menjalankan aktivitas sehari-hari.
Namun, jangan pernah anggap sepele kaki bengkak. Bisa jadi, itu adalah salah satu tanda-tanda kamu terserang penyakit yang berbahaya, lho.
Lantas, apa sih yang menyebabkan kaki menjadi bengkak? Lalu bagaimana cara mengatasinya? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel berikut ini.
Penyebab Kaki Bengkak
Secara umum, pembengkakan pada kaki bisa disebabkan oleh terkena benda keras, lalu kaki mulai bengkak dan terasa sakit. Tapi tak hanya itu, masih ada sejumlah faktor yang menyebabkan kaki bengkak.
Mengutip dari berbagai sumber, berikut 10 penyebab kaki bengkak.
1. Kehamilan
Penyebab kaki bengkak yang pertama adalah karena sedang hamil. Salah satu gejala umum kehamilan adalah terjadinya pembengkakan pada kaki dan pergelangan kaki. Hal ini disebabkan adanya peningkatan tekanan pada pembuluh darah.
2. Preeklampsia
Apabila sedang hamil dan pembengkakan pada kaki semakin parah, hal itu bisa jadi gejala preeklampsia. Dilansir Medical News Today, preeklampsia adalah kondisi di mana tekanan darah dan kadar protein meningkat.
Kondisi tersebut biasanya terjadi selama masa kehamilan dan sesaat setelah melahirkan. Hal ini perlu diwaspadai, sebab jika dibiarkan maka preeklampsia dapat berubah menjadi eklampsia, yang mana lebih berbahaya bagi kesehatan ibu dan janin.
3. Edema
Edema merupakan kondisi di mana bagian tubuh tertentu mengalami pembengkakan akibat penumpukan cairan di jaringan tubuh. Biasanya, pasien yang mengalami edema mengalami pembengkakan di tungkai kaki, namun juga bisa terjadi di bagian tubuh lainnya, seperti wajah atau perut.
Seseorang bisa mengalami edema karena disebabkan oleh sejumlah faktor, yaitu:
- Terlalu lama duduk atau berdiri di posisi yang sama.
- Terlalu banyak makan makanan asin.
- Kelebihan berat badan.
- Sedang mengandung
- Mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat untuk tekanan darah, terapi hormon, pil kontraseptif, dan antidepresan.
- Digigit oleh serangga.
- Gangguan pada ginjal, hati, atau jantung.
- Penyumbatan pembuluh darah.
- Infeksi.
4. Cedera Kaki
Bisa dibilang, cedera kaki merupakan penyebab umum seseorang mengalami bengkak di kaki. Biasanya, kaki menjadi bengkak karena mengalami cedera di area pergelangan kaki, seperti mengalami kaki terkilir.
Oleh karena itu, jika kaki terkilir sebaiknya langsung ditangani dengan cepat. Apabila tidak, maka pembengkakan bisa semakin besar dan menyebabkan rasa nyeri yang semakin parah.
5. Pembekuan Darah
Dilansir Web MD, salah satu penyebab kaki menjadi bengkak karena terjadi pembekuan darah. Gumpalan darah yang terbentuk di pembuluh darah kaki dapat menghentikan aliran darah dari kaki ke jantung.
Jika terjadi dalam waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan pembengkakan di pergelangan kaki. Jangan anggap sepele, sebab gumpalan darah di kaki dapat mengancam nyawa.
6. Efek Samping Obat-obatan
Apabila detikers sedang mengkonsumsi obat-obatan, hal tersebut bisa jadi penyebab kaki bengkak. Adapun sejumlah obat yang mungkin menyebabkan kaki bengkak, yakni:
- Obat antidepresan.
- Obat untuk diabetes.
- Steroid.
- Obat untuk mengontrol tekanan darah seperti calcium channel blockers.
- Pil hormon, seperti estrogen dan testosteron.
7. Faktor Gaya Hidup
Tanpa disadari, faktor gaya hidup yang kurang baik bisa mempengaruhi kesehatan seseorang, salah satunya menyebabkan kaki bengkak. Berikut sejumlah contoh gaya hidup kurang sehat yang berisiko bikin kaki bengkak:
- Jarang berolahraga, sehingga menyebabkan berat badan berlebih.
- Sering memakai sepatu dengan ukuran yang terlalu ketat.
- Jarang minum air putih.
- Asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak seimbang.
8. Alkohol
Penyebab kaki bengkak selanjutnya adalah karena mengkonsumsi minuman beralkohol. Sebab, alkohol bisa mengakibatkan penumpukan cairan di dalam tubuh, sehingga membuat kaki menjadi bengkak.
Pembengkakan pada kaki setelah minum alkohol bisa jadi merupakan gejala dari gangguan pada sistem hati, jantung, dan ginjal. Jadi, sebaiknya kurang minum-minuman keras.
9. Gejala Penyakit Jantung, Hati, atau Ginjal
Pembengkakan pada kaki bisa menjadi tanda-tanda kalau kamu terserang salah satu dari ketiga penyakit tersebut. Jika kaki mengalami bengkak di malam hari, bisa jadi disebabkan oleh tersumbatnya garam dan air karena mengalami gagal jantung di sisi kanan.
Lalu, saat ginjal tidak berfungsi dengan baik, cairannya bisa menumpuk di dalam tubuh dan akhirnya membuat kaki bengkak.
Selain itu, penyakit hati dapat mempengaruhi produksi protein hati yang disebut albumin, yang dapat mencegah darah keluar dari pembuluh darah ke jaringan di sekitarnya. Bila produksi albumin terganggu, hal ini dapat menyebabkan kaki menjadi bengkak.
10. Infeksi
Penyebab kaki bengkak yang terakhir adalah karena mengalami infeksi. Dalam sejumlah kasus, penderita diabetes memiliki risiko infeksi yang lebih tinggi, sehingga turut meningkatkan risiko kaki bengkak yang lebih parah.
Oleh sebab itu, penderita diabetes harus waspada jika terjadi perubahan pada bagian tubuh. Misalnya, adanya pembengkakan atau benjolan yang tiba-tiba muncul.
Cara Mengobati Kaki Bengkak
Jika kaki detikers mengalami bengkak, jangan khawatir. Sebab, ada sejumlah cara yang cukup ampuh untuk mengobati kaki bengkak.
Dilansir Healthline, berikut sejumlah cara mudah untuk mengobati kaki yang bengkak.
1. Minum air putih yang banyak, minimal 8-10 gelas per hari.
2. Rendam kaki dengan air garam, hal ini untuk mengurangi pembengkakan serta membuat otot kaki lebih rileks.
3. Memakai stoking kompresi, namun jangan terlalu ketat dan menekan area yang bengkak.
4. Mengangkat kaki dengan menggunakan bantal, guling, selimut, atau penyangga lainnya saat sedang duduk atau berbaring.
5. Memperbanyak gerak, minimal jalan-jalan ringan setiap 1 jam sekali.
6. Rutin berolahraga minimal seminggu sekali.
7. Mengkonsumsi makanan yang mengandung magnesium, seperti tahu, bayam, brokoli, hingga alpukat.
8. Banyak mengkonsumsi potasium, seperti ubi, pisang, ayam, hingga salmon.
Nah, itu dia penjelasan lengkap mengenai 10 penyebab kaki bengkak dan cara mengobatinya secara tepat. Semoga artikel ini dapat membantu detikers!
Setiap orang menginginkan tubuh yang sehat dan terlihat awet muda. Tak jarang yang rela merogoh kocek yang jumlahnya sangat besar untuk melakukan perawatan agar...
Setiap orang menginginkan tubuh yang sehat dan terlihat awet muda. Tak jarang yang rela merogoh kocek yang jumlahnya sangat besar untuk melakukan perawatan agar terlihat muda.
Namun, penuaan tidak bisa dihindari. Meski begitu, penelitian menunjukkan bahwa banyak vitamin, mineral, dan zat lain dalam makanan yang bisa sedikit membantu memperlambat proses penuaan itu."Penuaan adalah proses alami dan tidak perlu malu," kata ahli diet Colleen Christensen, RD, dikutip dari Eat This, Jumat (14/7/2023).
"Namun, ada makanan tertentu yang bisa membantu kita merawat kulit yang kita miliki dengan kemampuan terbaik kita," sambungnya.
Ada beberapa alasan biologis yang menjelaskan mengapa penampilan kulit dapat berubah seiring bertambahnya usia.
Tubuh menghasilkan kolagen 1 persen lebih sedikit setiap tahun setelah berusia 20 tahun. Selain itu, kolagen memainkan peran penting dalam menjaga kulit agar tidak kendur.
Pada usia 40-an, kulit tidak memproduksi kolagen lagi, dan karena kehilangan elastisitasnya, kerutan dan garis halus mulai terbentuk lebih cepat. Sementara itu, paparan sinar UV dan radikal bebas di lingkungan dapat menyebabkan kerusakan kulit yang lebih parah lagi.
Untuk mengatasinya, menurut American Academy of Dermatology dengan mengkonsumsi makanan seimbang dengan banyak buah dan sayuran segar bisa membantu menangkal penuaan dini. Berikut beberapa menu sarapan yang bisa dikonsumsi untuk menangkal penuaan dini:
Smoothie buah
Ahli diet dan nutrisi Shena Jaramillo, MS, RD, mengatakan smoothie buah mengandung banyak antioksidan yang bisa menangkal kerusakan kulit akibat radikal bebas.
"Smoothies juga merupakan cara terbaik untuk tetap terhidrasi yang akan memiliki manfaat untuk meningkatkan kulit," kata Jaramillo.
"Tambahkan biji rami, alpukat, atau selai kacang ke dalam smoothie untuk tambahan asam lemak omega dan Vitamin E untuk meningkatkan kesehatan kulit dan mengurangi peradangan," sambungnya.
Alpukat
Jaramillo menyarankan alpukat sebagai salah satu menu sarapan. Ia mengatakan buah berwarna hijau ini adalah sumber asam lemak tak jenuh tunggal yang fenomenal, yang menurut penelitian dapat membantu melindungi kulit dari penuaan dini.
"Asam lemak omega 3 yang ada di dalam alpukat juga dapat membantu memperbaiki kekeringan kulit. Menjaga kulit tetap terhidrasi adalah kunci agar tetap sehat seiring bertambahnya usia," tutur Christensen.
Telur
Para ahli setuju bahwa telur adalah pilihan sarapan yang sangat baik untuk menutrisi kulit. Christensen mengatakan telur mengandung protein dan vitamin D.
"Vitamin D dapat melindungi kulit dari kerusakan UVB. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh kita untuk memproduksi vitamin D menurun, jadi mengkonsumsinya melalui makanan itu penting," katanya.
"Protein juga penting dan mereka yang mengkonsumsi makanan rendah protein terbukti memiliki tampilan kerutan yang lebih menonjol," lanjut dia.
Untuk penyajiannya, Jaramillo menyarankan untuk membuat telur dadar dengan sayuran seperti bayam, kangkung, atau paprika. Ini bertujuan untuk mendapatkan dosis vitamin C guna membantu mencerahkan tampilan kulit.
"Pilihan ini juga mengandung Vitamin E dan K yang akan membantu melancarkan aliran darah, dapat mengurangi munculnya bintik hitam pada kulit, dan melembabkan kulit," tambahnya.
Tahu
Jika seorang vegan, bisa juga mencoba mengganti telur dengan tahu. Tahu mengandung protein, yang merupakan salah satu bahan penyusun sel kulit, serta isoflavon kedelai, yang telah ditemukan secara signifikan mengurangi kerutan dan meningkatkan elastisitas kulit.
"Tahu adalah sumber seng yang baik, yang membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas dalam tubuh dan membantu perbaikan sel," jelas Jaramillo.
"Ini bisa bermanfaat bagi kulit selain setiap sel dalam tubuh. Tambahkan sayuran dan beberapa alpukat ke dalam campuran untuk mendapatkan sumber antioksidan dan fitonutrien yang bagus untuk melindungi kulit," sambung dia.
Tomat
"Saat kulit terpapar cahaya, likopen kulit bisa hancur. Makanan seperti tomat mengandung lycopene, yang dapat mengurangi kerusakan. Coba tambahkan saus salsa di atas telur atau tambahkan di atas irisan roti bakar alpukat," ujar Christensen.
Penelitian telah menunjukkan bahwa lycopene, fitokimia yang membuat sayuran ini berwarna merah, memiliki efek anti-inflamasi dan menurunkan sensitivitas kulit Anda terhadap radiasi UV.
Tomat juga kaya akan vitamin B, yang memiliki sifat anti-penuaan dan dapat mengurangi kerusakan akibat sinar matahari, bintik-bintik penuaan, garis-garis halus, dan kerutan sekaligus berkontribusi pada perbaikan sel.
Ubi jalar
Ubi jalar mengandung karotenoid, antioksidan kuat yang berasal dari vitamin A yang memiliki kualitas fotoprotektif. Itu bermanfaat untuk melindungi kulit dari kerusakan.
Makanan ini juga mengandung vitamin C, yang berperan utama dalam regenerasi kulit. Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita berusia di atas 40 tahun yang memiliki asupan vitamin ini lebih rendah lebih cenderung memiliki kerutan.
"Sebuah korelasi telah diamati antara asupan vitamin C yang rendah dan memiliki kulit kering, yang dapat menyebabkan peningkatan kerutan," jelas Christensen.
"Kekurangan vitamin C juga dapat mempengaruhi sintesis kolagen, yang penting untuk elastisitas kulit," pungkasnya.
Selain dengan bahan alami, bisa juga dilengkapi dengan mengkonsumsi kolagen yang sudah terbukti baik untuk kesehatan kulit. Jangan khawatir, ada kolagen yang manis tapi tetap bebas gula.(osv/dkthlt)