7 Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi, Kenali Ciri, dan Penyebabnya
Ketika bayi kembung, tentunya mereka mungkin tampak merasa tidak nyaman atau kesakitan. Oleh karena itu, beberapa bayi perlu memerlukan bantuan karena kembung.Bayi...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Ketika bayi kembung, tentunya mereka mungkin tampak merasa tidak nyaman atau kesakitan. Oleh karena itu, beberapa bayi perlu memerlukan bantuan karena kembung.Bayi...
Ketika bayi kembung, tentunya mereka mungkin tampak merasa tidak nyaman atau kesakitan. Oleh karena itu, beberapa bayi perlu memerlukan bantuan karena kembung.
Bayi kembung tak kunjung sembuh? Jangan khawatir Bunda, simak informasi seputar cara mengatasi perut kembung pada bayi di bawah ini yuk.Dilansir WebMD, salah satu cara mengatasi perut kembung pada bayi yaitu dengan pijatan secara lembut di bagian perut.
1. Pijat
Dilansir WebMD, salah satu cara mengatasi perut kembung pada bayi yaitu dengan pijatan secara lembut di bagian perut.
2. Periksa Peralatan Menyusui
Apabila si kecil menyusui dengan botol, cobalah untuk beralih ke dot yang alirannya lebih lambat. Namun, terkadang ukuran dot yang terlalu besar/kait botol yang terlalu dangkal juga bisa membuat bayi menelan lebih banyak udara.
Dalam hal ini, dot aliran yang lebih lambat akan membantu bayi, dalam mengontrol asupan udaranya dengan lebih baik saat mereka menyusu.
3. Buat Bayi Bergerak
Dilansir laman Banner Health, suatu gerakan bisa membantu saluran pencernaan bayi. Sehingga membantu membuang gas yang terperangkap lebih cepat. Berikut cara yang bisa dilakukan:
1. Letakkan bayi secara telentang, pegang kedua kaki di masing-masing tangan dan putar kakinya dengan lembut dalam gerakan mengayuh (seperti mengendarai sepeda).
2.Berikan waktu untuk perut mereka (perhatikan bayi saat mereka berbaring tengkurap). Waktu perut adalah waktu yang tepat untuk melatih kekuatan kepala dan leher mereka. Tempatkan bayi di perutnya, kemudian beri sedikit tekanan pada perut mereka untuk membuat benda bergerak dan membantu memecah gelembung gas tersebut.
4. Memberi Probiotik Bayi
Probiotik bayi bisa berperan dalam meningkatkan bakteri baik dan mengatasi masalah pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Di mana, mikrobioma usus dan bakteri di usus pada bayi, mungkin tidak seimbang.
Beberapa penelitian menunjukkan probiotik bisa mengurangi gas dan waktu menangis bayi yang rewel. Carilah probiotik bayi yang mengandung Lactobacillus reuteri (L. reuteri).
5. Mandi Air Hangat
Mandi air hangat juga bisa untuk membantu bayi membuang gas berlebih.
6. Pantau Pola Makan dan Diet Ibu Menyusui
Jika ibu menyusui bayinya dengan ketat, pola makan ibu menyusui dapat membuat perbedaan dalam cara bayi mencerna susu. Jika kamu melihat mereka merasa tidak nyaman setelah disusui, mereka mungkin sensitif terhadap makanan yang ibu makan.
7. Bantu untuk Bayi Bersendawa
Bersendawa akan membantu menghilangkan udara ekstra yang tertelan saat bayi mengisap ASI dari payudara ibu atau botol susu.
Terkadang satu atau dua sesi bersendawa yang baik selama dan setelah menyusui akan berhasil dan dapat membantu memberi bayi rasa kelegaan.
11 Juli 2023, bertempat di Laboratorium KDM/KMB Prodi Keperawatan Politeknik Kaltara tengah dilaksanakan kegiatan Objective Structured Clinical Examination ( OSCE...
11 Juli 2023, bertempat di Laboratorium KDM/KMB Prodi Keperawatan Politeknik Kaltara tengah dilaksanakan kegiatan Objective Structured Clinical Examination ( OSCE ) bagi Mahasiswa Tingkat I Prodi Keperawatan, OSCE merupakan ujian yang digunakan untuk mengevaluasi mahasiswa Keperawatan.
Kolesterol tinggi merupakan kondisi saat kadar kolesterol di dalam tubuh melebihi batas normal. Pada awalnya, kondisi ini mungkin tak menyebabkan masalah apapun....
Kolesterol tinggi merupakan kondisi saat kadar kolesterol di dalam tubuh melebihi batas normal. Pada awalnya, kondisi ini mungkin tak menyebabkan masalah apapun. Namun, lama kelamaan tak diobati, dapat meningkatkan risiko sejumlah masalah kesehatan serius.
Hal tersebut terjadi lantaran kolesterol dapat menumpuk di arteri yang menyebabkan penyumbatan, mencegah darah masuk. Jika tidak diobati ini dapat mengakibatkan keadaan darurat medis, seperti serangan jantung dan stroke.
"Ini seringkali merupakan faktor risiko tersembunyi yang artinya bisa terjadi tanpa kita sadari hingga terlambat," demikian kata The British Heart Foundation (BHF), dikutip dari Daily Express.
Meskipun kolesterol tinggi dapat menjadi risiko 'tersembunyi' lantaran tak memicu gejala, namun dalam beberapa kasus, seseorang dapat melihat tiga tanda kolesterol tinggi pada tubuhnya. Biasanya dapat muncul di tangan, lutut, pergelangan kaki, bahkan mata.BHF mendesak orang-orang untuk mewaspadai tanda-tanda kolesterol yang bisa terlihat. Berikut informasinya.
Tendon Xanthoma
Tendon xanthoma adalah timbunan kolestrol dalam tendon. Mereka muncul sebagai popula yang membesar perlahan atau nodul subkutan yang melekat pada tendon. Kondisi ini biasanya dapat muncul di jari tangan, lutut, atau tendon Achilles di belakang pergelangan kaki.
Xanthelasma
Xanthelasma adalah benjolan kolesterol kecil berwarna kuning yang ditemukan di dekat sudut dalam mata.
Arcus Kornea
Arkus kornea adalah kondisi yang ditandai dengan adanya semacam cincin berwarna putih, abu-abu muda, atau biru di sekeliling lingkaran mata yang berwarna (kornea). Kornea biasanya jernih dan memungkinkan warna iris di bawahnya terlihat.
Meskipun demikian, satu-satunya cara untuk memastikan apakah kadar kolesterol terlalu tinggi atau tidak di dalam tubuh adalah dengan melakukan tes.(osv/dkthlt)
10 Juli 2023, bertempat di Ruang Aula Politeknik Kaltara tengah diadakan kegiatan Musyawarah Besar ( Mubes ) Himpunan Mahasiswa Prodi Keperawatan ( Himaprokep),...
10 Juli 2023, bertempat di Ruang Aula Politeknik Kaltara tengah diadakan kegiatan Musyawarah Besar ( Mubes ) Himpunan Mahasiswa Prodi Keperawatan ( Himaprokep), kegiatan ini diikuti oleh semua Mahasiswa Prodi Keperawatan dari tingkat I, II dan III, Musyawarah Besar ini dilaksanakan dalam rangka Laporan Pertanggungjawaban ( LPJ ) Pengurus sebelumnya dan pemilihan Ketua Himpunan yang baru.
Bertempat di Ruang Ujian Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, 07/7 tengah diadakan Ujian Akhir Semester ( UAS ) bagi mahasiswa Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, Ujian...
Bertempat di Ruang Ujian Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, 07/7 tengah diadakan Ujian Akhir Semester ( UAS ) bagi mahasiswa Prodi Farmasi Politeknik Kaltara, Ujian ini diselenggarakan dalam rangka mengukur Kemampuan Akademik Mahasiswa Prodi Farmasi Politeknik Kaltara.
Saat menjalani diet, biasanya seseorang merasa bingung harus makan apa. Terlebih, makanan yang dikonsumsi harus rendah kalori. Padahal bagi beberapa orang, makanan...
Saat menjalani diet, biasanya seseorang merasa bingung harus makan apa. Terlebih, makanan yang dikonsumsi harus rendah kalori. Padahal bagi beberapa orang, makanan rendah kalori itu membuat lapar lebih cepat.
Jangan khawatir, ternyata ada loh makanan rendah kalori yang bisa menahan lapar dalam waktu lama. Berikut rekomendasi makanan yang rendah kalori untuk menunjang program diet.
1. Oats
Makanan ini sangat kaya akan serat dan protein, bagi seseorang yang sedang menjalankan program diet, oats adalah pilihan yang pas. Ternyata makanan yang berbahan baku berasal dari oats dapat membuat seseorangmerasa kenyang dalam waktu yang cukup lama, sehingga dapat mengendalikan nafsu makan.Sekitar setengah cangkir oatmeal mengandung sekitar 148 kalori dan kaya serat. Hal ini dapat membuat seseorang merasa keyang lebih lama.
2. Chia seeds
Olahan makanan yang berasal dari chia seeds, seperti puding atau minuman dapat menjadi camilan yang tepat untuk menemani diet. Chia seeds memiliki jumlah kalori yang rendah, tinggi serat dan kaya akan atioksidan.
Selain itu ternyata, komposisi serat larut biji chia seeds dapat memebantu melambatkan proses pencernaan yang membantu untuk mengurangi lapar.
3. Buah Beri
Beri adalah buah yang menghasilkan sumber serat yang bagus dan bantu membuat seseorang merasa keyang dalam waktu lama. Ternyata hanya dengan segenggam buah beri, tubuh seseorang akan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, seperti vitamin, mineral, antioksidan dan serat. Selain itu, sekitar 100 gram buah beri memiliki 57 kalori dan mengandung 2,4 gram protein.
4. Ikan
Ikan memiliki kandungan omega-3 dan protein. Bagi seseorang yang mencari makanan sehat rendah kalori, olahan ikan adalah pilihan yang tepat. Kandungan nutrisi pada ikan dapat membuat seseorang merasa lebih kenyang dan puas.
5. Yoghurt
Sumber protein lainnya yang kaya akan protein dan rendah kalori adalah yoghurt. Sekitar 100 gram yoghurt memiliki 59 kalori dan mengandung sekitar 10 gram protein. Dengan demikian, dapat membuat seseorang lebih kenyang, membantu dalam menurunkan berat badan dan baik untuk metabolisme.
6. Telur
Satu buah telur memiliki 72 kalori dan mengandung sekitar 6 gram protein. Komposisi nutrisi yang terdapat pada telur dapat membuat seseorang lebih kenyang dalam waktu lama. Bahkan menurut studi, mengonsumsi telur pada saat sarapan dapat membuat seseorang merasa kenyang dan mengurangi lapar.
7. Kentang
Kentang kaya akan karbohidrat, serat dan protein. Bagi seseorang yang sedang menjalankan diet, kentang dapat menjadi pilihan yang pas dan dapat membantu untuk menahan lapar lebih lama. Namun, konsumsilah kentang dengan pengolahan yang tepat, seperti di kukus ataupun di rebus agar tidak merusak nutrisi yang terkandung pada kentang.(osv/dkthlt)