5 Minuman Sehat untuk Meningkatkan Fungsi Ginjal, Nomor 4 dan 5 Sering Dikonsumsi
Ginjal memiliki peran penting dalam tubuh, yaitu menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal perlu menjadi perhatian sejak...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Ginjal memiliki peran penting dalam tubuh, yaitu menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal perlu menjadi perhatian sejak...
Ginjal memiliki peran penting dalam tubuh, yaitu menyaring darah dan menjaga keseimbangan cairan. Karena itu, menjaga kesehatan ginjal perlu menjadi perhatian sejak dini.
Selain air putih, beberapa jenis minuman tertentu juga diketahui dapat membantu mendukung fungsi ginjal dan mencegah pembentukan batu ginjal. Walau sebagian besar temuan masih memerlukan penelitian lanjutan, berikut sejumlah minuman yang menurut studi dapat membantu menunjang kesehatan ginjal, seperti dikutip dari GopdRx.
1. Jus Cranberry
Jus cranberry mengandung antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Kandungan tersebut juga diyakini dapat menurunkan risiko infeksi saluran kemih (ISK) karena mampu mencegah bakteri menempel pada dinding saluran kemih.
Sebagian besar ISK memang tidak sampai mengganggu fungsi ginjal. Namun, pada beberapa kasus, infeksi dapat naik hingga ke ginjal dan menyebabkan kondisi yang disebut pielonefritis. Para ilmuwan menduga, jus cranberry bermanfaat mencegah hal ini dengan cara menghambat bakteri menempel pada dinding ginjal.
Pilih jus cranberry tanpa tambahan gula atau rendah gula, karena konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar gula darah, dua faktor yang berpotensi merusak ginjal.
Namun, penelitian kecil menemukan jus cranberry juga dapat meningkatkan risiko batu ginjal tertentu, seperti batu kalsium oksalat dan kadar asam urat, meski menurunkan risiko batu jenis brushite.
2. Jus Wortel
Penelitian menunjukkan konsumsi dua gelas (sekitar 480 ml) jus wortel per hari memiliki efek antioksidan yang baik bagi tubuh. Meski belum ada studi langsung pada manusia terkait kesehatan ginjal, beberapa penelitian pada hewan menunjukkan hasil menjanjikan.
Pada uji coba terhadap tikus, ekstrak akar wortel terbukti membantu melindungi ginjal dari kerusakan akibat obat nefrotoksik. Studi lain juga menemukan wortel mampu mencegah cedera ginjal pada hewan percobaan.
3. Jus Bit
Jus bit juga kaya antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan secara umum. Dalam penelitian pada tikus dengan diabetes, konsumsi jus bit membantu menjaga kesehatan ginjal, bahkan dapat mencegah dan memperbaiki sebagian kerusakan ginjal akibat diabetes.
Selain itu, jus bit dapat membantu menurunkan tekanan darah, faktor risiko utama gangguan ginjal. Namun, perlu diperhatikan jus bit mengandung oksalat tinggi, senyawa alami yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal tipe kalsium oksalat.
Bagi individu dengan riwayat batu ginjal, sebaiknya membatasi konsumsi jus bit. Umumnya, 1 gelas (sekitar 240 ml) per hari masih tergolong aman.
Sebagai catatan, konsumsi jus bit dapat menyebabkan urin dan feses berwarna kemerahan hingga dua hari setelah diminum, hal yang tidak berbahaya.
4. Teh
Teh merupakan minuman populer yang kerap dikaitkan dengan manfaat kesehatan, termasuk untuk ginjal. Namun, hasil penelitian masih beragam. Beberapa studi menunjukkan konsumsi 2-4 cangkir teh (baik hijau, hitam, maupun oolong), terutama jika diminum bersama susu tanpa pemanis, dapat melindungi ginjal, sementara studi lain tidak menemukan efek signifikan.
Teh hijau mengandung katekin, sejenis antioksidan yang membantu mengurangi peradangan dan dapat mendukung kesehatan ginjal. Konsumsi ringan hingga sedang (2-4 cangkir per hari) diyakini aman dan bermanfaat.
5. Air Putih
Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan ginjal. Sebuah studi besar terhadap lebih dari 50.000 orang dewasa menemukan individu yang rutin minum air dalam jumlah cukup memiliki risiko lebih rendah mengalami gangguan ginjal.
Pada pasien penyakit ginjal kronis, asupan air yang memadai juga dapat membantu memperlambat progres penyakit menuju gagal ginjal. Secara umum, disarankan minum sekitar 4-8 gelas air putih per hari, tergantung berat badan, tingkat aktivitas, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.
Tanda hidrasi baik antara lain frekuensi buang air kecil setiap 2-4 jam sekali dan warna urin yang jernih kekuningan muda.
(NF/Detik .com)
Kegiatan Ulangan Tenggah Semester (UTS) Politiknik Kaltara Pada Hari Selasa...
Kegiatan Ulangan Tenggah Semester (UTS) Politiknik Kaltara Pada Hari Selasa 4/11/2025
Mou antara politeknik kaltara dan BPBD Kota tarakan ( 4 november 2025...
Mou antara politeknik kaltara dan BPBD Kota tarakan ( 4 november 2025 )
Badan Pengawas Obat dan Makanan menindak tegas 15 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya. Ini karena obat-obatan tersebut mengandung bahan kimia obat...
Badan Pengawas Obat dan Makanan menindak tegas 15 produk obat bahan alam (OBA) ilegal dan berbahaya. Ini karena obat-obatan tersebut mengandung bahan kimia obat (BKO) yang dapat merusak organ tubuh.
Di pasaran, obat-obat ini dikenal sebagai produk pelangsing, penambah stamina pria, dan pegal linu.
Dari 15 produk ilegal tersebut, 5 produk pelangsing diketahui mengandung BKO sibutramin dan 5 produk stamina pria mengandung sildenafil sitrat. Sedangkan, 5 produk pegal linu mengandung deksametason, parasetamol, asam mefenamat, ibuprofen, serta natrium diklofenak.
Campuran BKO pada obat-obat tersebut dapat merusak jantung, hati, ginjal, hingga kematian jika dikonsumsi dalam takaran yang melebih batas. Kepala BPOM Taruna Ikrar menyampaikan keprihatinan mendalam atas temuan ini.
"Penambahan BKO dalam produk berbasis bahan alam bukan sekadar pelanggaran, melainkan sabotase terhadap sistem kesehatan masyarakat. Produk-produk ini menyamar sebagai jamu atau suplemen herbal, padahal mengandung zat aktif obat yang berbahaya," kata Ikrar dalam keterangannya, Senin (3/11/2025).
Berikut 15 produk ilegal berbahaya yang ditemukan BPOM RI.
1. JD Jamu Diet
Mengandung BKO sibutramin dan diklaim sebagai pelangsing.
2. Jamu Diet Dosting
Mengandung BKO sibutramin dan diklaim sebagai pelangsing.
3. Obat Diet Dokter (TR023776354)
Mengandung BKO sibutramin dan diklaim sebagai pelangsing. Mencantumkan nomor izin edar fiktif.
4. BEAUTY SLIM
Mengandung BKO sibutramin dan diklaim sebagai pelangsing.
5. Obat Diet Herbal
Mengandung BKO sibutramin dan diklaim sebagai pelangsing.
6. SUPER TONIK MADU KUAT (UD Agung Sehat Jawa Tengah)
Produk mengandung BKO sildenafil sitrat. Diklaim sebagi stamina pria.
7. Kopi Stamina Agam Perkasa (TR194009112) - Mutiara Perkasa Tangerang Indonesia
Produk mengandung BKO sildenafil sitrat. Mencantumkan nomor izin edar fiktif dan diklaim sebagai stamina pria.
8. Jrenk jos X (TR 054335881) - PT Herbal Farma Jkt
Produk mengandung BKO sildenafil sitrat. Mencantumkan nomor izin edar fiktif dan diklaim sebagai stamina pria.
9. Kopi Rempah Cap Luwak Cobra (TR053563947) - PT. IZTANA
ZAWIYAH
Produk mengandung BKO sildenafil sitrat. Mencantumkan nomor izin edar fiktif dan diklaim sebagai stamina pria.
10. Chang Sanx (POM TI: 093053147) - PJ Akar Manjur
Produk mengandung BKO parasetamol, ibuprofen, natrium diklofenak, dan sildenafil sitrat. Mencantumkan izin edar fiktif dan diklaim sebagai stamina pria.
11. Tokcer (TR005101984) - PJ Sinar Jaya
Produk mengandung BKO natrium diklofenak. Mencantumkan izin edar fiktif dan diklaim dapat mengobati pegal linu.
12. Sari Daun Kelor (TR183449168) - PJ Sumber Sehat
Produk mengandung BKO parasetamol, deksametason, dan natrium diklofenak. Nomor izin edar fiktif dan diklaim sebagai obat pegal linu.
13. Buah Merah Rimba (POM TR No. 034334855) - PT. Raja Farma Sukses - Jakarta
Produk mengandung BKO deksametason dan natrium diklofenak. Izin edar fiktif dan diklaim sebagai obat pegal linu.
14. Garciana Tokcer (POM TR No. 043230891) - PJ GS Super Garciana Jakarta - Indonesia
Produk mengandung BKO asam mefenamat, ibuprofen, dan parasetamol. Izin edar fiktif, diklaim sebagai obat pegal linu.
15. Pas-Ti Joss (Dep. Kes. RI TR No. 003202171) - PJ Sinar Maju
Produk mengandung BKO natrium diklofenak dan parasetamol. Izin edar fiktif dan diklaim sebagai obat pegal linu.
(NF/Detik.com)
Salah satu momen yang sering bikin orang tua was-was adalah ketika anak demam. Untuk orang tua yang belum paham sepenuhnya soal penanganan demam anak, ini mungkin...
Salah satu momen yang sering bikin orang tua was-was adalah ketika anak demam. Untuk orang tua yang belum paham sepenuhnya soal penanganan demam anak, ini mungkin akan membuat panik.
Sebenarnya, bolehkah anak yang sedang demam dimandikan? Untuk menyiasati ini, orang tua terkadang memilih menyeka atau mengelap tubuh anak, karena khawatir demam yang dialami semakin parah.
Spesialis anak Brawijaya Hospital Taman Mini dr Rizky Amrullah Nasution, SpA mengungkapkan mandi sebenarnya justru disarankan untuk anak yang demam. Berdasarkan penelitian, ada tiga hal yang terbukti dapat membantu menurunkan demam anak, yaitu obat penurun panas, kompres, dan skin to skin contact.
dr Rizky menuturkan memandikan anak memberi efek seperti kompres demam, tapi lebih baik dampaknya pada tubuh anak.
"Jadi boleh nggak dimandikan? Boleh banget. Karena justru lebih bagus sebenarnya, karena kalau kompres itu kan hanya di atas kepala, leher, ketiak, sama lipat paha," ujar dr Rizky pada awak media di acara Healthtalk Brawijaya Hospital Taman Mini, Jakarta Timur, Selasa (28/10/2025).
Meski begitu, dr Rizky mengingatkan suhu air yang digunakan untuk memandikan anak harus disesuaikan. Suhu yang cocok menurut dr Rizky adalah air hangat suam kuku dengan suhu sekitar 37-38 derajat celcius, sesuai dengan suhu tubuh, tidak boleh terlalu panas atau terlalu dingin.
"Harapannya si air yang suhunya mirip dengan suhu tubuh ini akan membuka pembuluh darahnya, supaya demamnya cepat turun," sambungnya.
dr Rizky mengatakan orang tua bisa mengombinasikan tiga langkah penurun demam secara bersamaan. Langkah ini dapat membantu proses penurunan demam lebih cepat dan efektif. Apabila gejala tidak mereda dalam beberapa hari, konsultasi dengan dokter bisa dilakukan.
"Dibandingkan hanya satu-satu aja, misal obat panasnya doang, atau kompres mandinya doang, atau skin to skinnya doang, jadi kita kombinasi ketiganya, supaya penurunan suhu tubuhnya lebih efektif," tandasnya.
(NF/Detik.com)
Sumber air Aqua belakangan ramai disorot publik setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi salah satu lokasi pengolahan air milik perusahaan tersebut....
Sumber air Aqua belakangan ramai disorot publik setelah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengunjungi salah satu lokasi pengolahan air milik perusahaan tersebut. Kunjungan tersebut terungkap melalui YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel (KDM).
Seorang staf perusahaan kemudian menjelaskan air diambil dari bawah tanah melalui proses pengeboran. Terkait hal tersebut Danone menegaskan sumber air yang digunakan bukan berasal dari sumur bor biasa, melainkan dari akuifer dalam lapisan air tanah alami yang terbentuk di sistem hidrogeologi pegunungan.
"Air ini terlindungi secara alami dan telah melalui proses seleksi serta kajian ilmiah oleh para ahli dari UGM dan Unpad. Sebagian titik sumber bahkan bersifat self-flowing atau mengalir secara alami," jelas Aqua dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (23/10/2025).
Guru Besar Teknologi Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Ir Heru Hendrayana menjelaskan air tanah adalah air yang berada di bawah permukaan bumi dan tak bisa dilihat langsung lantaran tersimpan di dalam batuan. Batuan tersebut disebut akuifer.
Adapun air tanah dalam atau akuifer ini berbeda dengan air tanah dangkal yang biasa digunakan oleh sumur penduduk. Kedalaman air tanah dalam ini bisa mencapai hingga 200 meter dan seterusnya.
Air tanah dalam umumnya memiliki kualitas yang sangat baik dan relatif aman untuk dikonsumsi. Hal ini karena pada kedalaman tersebut, lanjut Prof Heru, air sudah terlindungi dari kontaminasi seperti bakteri dan virus.
"Bakteri, virus itu tidak bisa hidup di air tanah dalam, karena virus dan bakteri itu mempunyai masa hidup di dalam batuan itu hanya 60 hari, 70 hari, 100 hari, hanya itu. Jadi kalau di dalam sana, itu pasti tidak ada bakteri, itu ya," tutur Prof Heru.
Namun yang menjadi perhatian utama adalah kandungan kimia berbahaya. Lantaran hal tersebut, penting untuk melalui proses penelitian dan pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga menjelaskan produsen AMDK yang beredar di pasaran wajib melalui proses penyaringan dan sterilisasi, termasuk dengan teknologi ultraviolet.
Senada, Rachmat Fajar Lubis dari Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga mengatakan air tanah dari sumur dalam (air tanah tertekan) berada jauh di bawah permukaan, sehingga tak bersinggungan langsung dengan aktivitas manusia dan hewan.
"Di bawah permukaan tanah yang cukup dalam, tidak ada kehidupan mikroorganisme. Jadi airnya lebih murni, hanya mengandung mineral alami dari batuan yang dilaluinya," ungkapnya.
Inilah alasan mengapa perusahaan air minum memilih menyedot air dari lapisan tanah dalam, bukan dari sumber mata air terbuka.
"Dengan cara itu, kualitas air bisa dijaga, bebas kontaminasi, dan tetap memenuhi standar kesehatan," katanya.
(NF/Detik.com)