5 Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sarapan, Tak Baik buat Perut Kosong!
Banyak yang menganggap sarapan adalah waktu makan yang paling penting untuk menjaga energi sepanjang hari. Namun, ada beberapa orang yang tidak terbiasa sarapan....
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Banyak yang menganggap sarapan adalah waktu makan yang paling penting untuk menjaga energi sepanjang hari. Namun, ada beberapa orang yang tidak terbiasa sarapan....
Banyak yang menganggap sarapan adalah waktu makan yang paling penting untuk menjaga energi sepanjang hari. Namun, ada beberapa orang yang tidak terbiasa sarapan. Tanpa makan berat di pagi hari pun, mereka tetap bisa melakukan aktivitas dengan baik tanpa sarapan.
Banyak orang sarapan tapi tidak mendapatkan cukup nutrisi. Itulah yang menyebabkan rasa mual atau cepat lapar lagi sebelum jam makan siang. Efek sarapan tidak sehat bisa lebih buruk daripada tidak makan pagi sama sekali.
Dikutip dari Times of India, sarapan yang sehat harus mencakup serat, protein, dan lemak sehat untuk memberi energi dan membuat kenyang lebih lama sampai jam makan siang. Banyak orang cenderung terburu-buru saat pagi hari lantaran sibuk bersiap untuk berangkat kerja, sekolah, dan sebagainya. Makanya, banyak orang sering makan apa pun yang cepat dan praktis.
Ternyata ada makanan yang harus dihindari saat sarapan. Inilah 5 makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong terutama di pagi hari.
1. Sereal
Mungkin sebagian besar dari kita berpikir bahwa sereal adalah pilihan yang bagus untuk sarapan. Seperti yang sering terdengar, sereal selalu mengklaim bahwa produknya kaya akan nutrisi penting. Nyatanya, sereal banyak mengalami proses kimia dan hanya mengandung sedikit biji-bijian utuh. Makanan ini penuh dengan gula yang dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung dan diabetes.
2. Yoghurt rasa
Siapa gemar sarapan yoghurt dengan varian rasa untuk sarapan?
Sebaiknya diganti dengan yang biasa ya. Yoghurt rasa mengandung gula dan pemanis yang jumlahnya melebihi minuman botol di pasaran. Jadi, hindari konsumsi yogurt manis di pagi hari.
3. Roti putih
Sarapan roti jadi favorit semua orang tetapi itu bukan pilihan ideal untuk kesehatan. Roti putih memiliki sedikit bahkan tidak ada nilai gizinya. Saat seseorang menambahkan selai atau cokelat di atasnya, malah jadi lebih buruk bagi sistem pencernaan. Alih-alih makan roti putih dengan itu, coba makan roti multigrain dengan mentega atau keju rendah lemak.
4. Jus buah kemasan
Banyak pakar kesehatan yang merekomendasikan minum jus buah setiap pagi. Namun, bukan jus buah dalam kemasan. Bahkan, bisa jadi pilihan terburuk bagi orang yang sedang diet atau menurunkan berat badan. Beberapa jus kemasan hanya mengandung sedikit jus dan dimaniskan dengan gula, yang dapat menyebabkan obesitas, diabetes serta berbagai jenis penyakit kronis lainnya.
5. Kopi
Kopi juga jadi sarapan favorit bagi banyak orang. Tapi, hanya minum secangkir kopi dengan perut kosong bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Kopi memang sehat, tetapi kafein pada perut kosong bisa berbahaya. Kalau tidak bisa melewatkan kopi di pagi hari, pastikan kamu memilikinya dengan sarapan yang berat untuk tetap kenyang lama.
(osv/dkthlt)
Sakit pinggang merupakan kondisi pinggang atau punggung bagian bawah mengalami nyeri. Hal ini bisa diakibatkan oleh cedera, ketegangan otot, masalah postur, hernia...
Sakit pinggang merupakan kondisi pinggang atau punggung bagian bawah mengalami nyeri. Hal ini bisa diakibatkan oleh cedera, ketegangan otot, masalah postur, hernia cakram, osteoartritis, radikulopati, dan kondisi medis lainnya.
Nyeri pinggang dapat bervariasi mulai dari ringan hingga parah dan dapat bersifat akut (pendek) atau kronis (jangka panjang).
Pengobatan nyeri pinggang tergantung pada penyebabnya, dan dapat mencakup istirahat, fisioterapi, obat pereda nyeri, atau dalam kasus yang lebih serius, intervensi bedah.
Obat Sakit Pinggang
Dilansir dari Desert Institute for Spine Care, berikut ini adalah obat sakit pinggang alami yang bisa dicoba di rumah.
1. Kompres Air Dingin dan Panas
Terapi kompres panas dan dingin adalah metode penggunaan panas atau dingin pada tubuh untuk mengurangi nyeri dan mempromosikan penyembuhan. Panas membantu merelaksasi otot yang tegang dan meningkatkan aliran dara ke area yang terkena.
Di samping itu, dingin mengurangi peradangan, memar, dan pembengkakan dengan menyempitkan pembuluh darah. Anda dapat menggunakan kompres selama 15-20 menit dengan jeda 2 jam antara kompres panas dan dingin.
2. Lakukan Peregangan
Peregangan adalah metode yang efektif untuk mengurangi nyeri punggung bagian bawah dan meningkatkan kesehatan tulang belakang Anda.
Beberapa latihan peregangan yang dapat membantu meliputi "Child's Pose" dalam yoga untuk mengatasi nyeri punggung bagian bawah dan juga pose peregangan lutut ke dada.
Peregangan "Cat-Cow" dan "Sphinx" juga dapat membantu meningkatkan fleksibilitas tulang belakang serta menguatkan otot-otot tertentu seperti pinggang.
Pastikan untuk mendekati peregangan dengan lembut dan menghentikannya jika terjadi rasa sakit untuk menghindari cedera.
3. Olahraga
Latihan fisik membantu membangun otot yang kuat dan fleksibel yang dapat mengurangi risiko sakit pinggang. Otot perut dan punggung memegang peran penting dalam mendukung tulang belakang bagian bawah atau pinggang, dan latihan khusus dapat membantu memperkuat area tersebut.
Beberapa latihan yang dapat membantu mengatasi nyeri pinggang bawah termasuk crunch parsial, peregangan hamstring, duduk di dinding, push-up, dan latihan aerobik.
Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis sebelum memulai program olahraga baru, terutama jika memiliki riwayat cedera.
4. Gunakan Krim Pereda Nyeri atau Koyo
Anda bisa menggunakan salep topikal seperti plester dan krim untuk meredakan nyeri pinggang.
Ketika otot punggung terpapar panas, ujung saraf terganggu dan tidak fokus pada rasa sakit dalam jaringan otot. Selain itu, panas dalam salep topikal dapat meredakan otot yang terkilir atau tegang.
Beberapa plester atau krim pemanas juga mengandung obat-obatan untuk meredakan nyeri secara lebih efektif.
Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan pada kemasan dan hindari memakai plester tersebut dalam waktu yang terlalu lama untuk mencegah kerusakan kulit.
5. Pijatan
Salah satu cara cepat untuk mengurangi nyeri sakit pinggang adalah dengan pijatan. Pijatan lembut pada otot yang sakit atau tegang merupakan salah satu metode yang sangat efektif untuk mengendurkan otot dan meredakan nyeri.
Satu penelitian menunjukkan bahwa terapi pijat bersama dengan perawatan tradisional akan mengurangi nyeri, meningkatkan fungsi dan mengurangi penggunaan obat ketika sakit pinggang. Pijatan ditambah dengan krim akan memberikan tambahan pereda nyeri pinggang.
6. Gunakan Sepatu yang Nyaman
Pilihan sepatu Anda memiliki peran penting dalam penyejajaran tubuh Anda, terutama dalam pengaruhnya terhadap penyejajaran pinggul, lutut, dan kaki Anda.
Mengenakan sepatu tanpa dukungan lengkungan, sepatu hak tinggi, atau sepatu dengan bantalan yang buruk dapat menyebabkan nyeri punggung bagian bawah.
Untuk mengurangi nyeri punggung bagian bawah atau pinggang, hindari mengenakan sepatu hak tinggi dan sepatu datar seperti sandal jepit sebanyak mungkin, dan belilah sepatu yang sesuai dengan lengkungan kaki Anda dan memberikan dukungan serta bantalan yang sesuai.
7. Istirahat yang Cukup
Istirahat tidak selalu berarti istirahat di tempat tidur. Ini berarti mengambil beberapa hari untuk berhenti dari aktivitas fisik. Tetap bergerak itu penting untuk menjaga agar otot tidak kaku dari istirahat di tempat tidur.
Istirahat yang cukup dan penyejajaran tubuh saat tidur dapat membantu mengurangi nyeri pinggang dan menjaga kualitas tidur Anda.
Pastikan Anda tidur dalam posisi yang optimal dengan memperhatikan penyejajaran tulang belakang dan kepala yang nyaman.
8. Mengurangi Stres
Meskipun stres adalah hal yang normal, stres kronis dapat merugikan kesehatan Anda dan bahkan dapat menyebabkan nyeri fisik.
Stres kronis memicu pelepasan zat kimia
yang menyebabkan ketegangan otot dan kejang otot yang menjadi penyebab umum nyeri punggung bagian bawah dan pinggang.
Untuk mengurangi stres dan meminimalkan kemungkinan sakit pinggang yang terkait dengan stres, pertimbangkan untuk membuat perubahan gaya hidup.
Anda bisa mencoba mengikuti meditasi atau menghabiskan waktu berkualitas dengan diri sendiri atau orang terdekat.
9. Memperbaiki Postur Tubuh
Anda mungkin bisa meredakan nyeri punggung di rumah dengan mengatur postur tubuh Anda.
Tidur dan duduk adalah penyebab umum nyeri punggung, karena seringkali orang tidur atau duduk dengan postur yang buruk.
Pastikan kasur dan bantal Anda memberikan dukungan yang memadai dan tidak menyebabkan ketidaknyamanan.
Postur tubuh yang baik dapat mengurangi tekanan pada sendi, sehingga mengurangi risiko kerusakan sendi akibat pemakaian berlebihan.
Anda dapat mengubah pengaturan tempat kerja Anda saja tidak cukup dan memastikan Anda duduk dengan postur yang benar.
10. Memperbaiki Pola Makan
Salah satu pengobatan untuk nyeri pinggang adalah diet anti-inflamasi.
Diet yang buruk dapat menyebabkan peradangan atau peningkatan berat badan yang dapat menimbulkan tekanan tambahan pada tulang dan sendi Anda dan menyebabkan nyeri pinggang.
Diet anti-inflamasi dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri serta meningkatkan mobilitas. Idealnya, diet ini rendah gula, makanan olahan, dan karbohidrat olahan.
Diet ala Mediterania yang kaya buah segar dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, dan ikan telah terbukti mengurangi peradangan.
Cara Mencegah Sakit Pinggang
Dikutip dari Medical News Today, berikut adalah beberapa cara untuk mencegah sakit pinggang.
Nah, itulah tadi beberapa informasi mengenai obat sakit pinggang. Obat sakit pinggang tersebut dapat dicoba di rumah, tetapi jika sakit pinggang tidak mereda dalam tiga hari, segera hubungi dokter.(osv/dkthlt)
11 Oktober 2023, Bertempat di Aula Politeknik Kaltara, tengah diadakan Kegiatan Yudisium dan Angkat Sumpah Ahli Madya Keperawatan dan Ahli Madya Farmasi Politeknik...
11 Oktober 2023, Bertempat di Aula Politeknik Kaltara, tengah diadakan Kegiatan Yudisium dan Angkat Sumpah Ahli Madya Keperawatan dan Ahli Madya Farmasi Politeknik Kaltara 2023. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh Mahasiswa yang telah menyelesaikan Pendidikannya dan akan di Wisuda. MAJU TERUS POLITEKNIK KALTARA !
Selain menyebabkan kurang percaya diri, tumpukan lemak berlebih pada perut juga bisa berdampak negatif pada kesehatan dan menyebabkan beberapa kondisi kronis. Salah...
Selain menyebabkan kurang percaya diri, tumpukan lemak berlebih pada perut juga bisa berdampak negatif pada kesehatan dan menyebabkan beberapa kondisi kronis. Salah satu jenis lemak perut tertentu (lemak visceral), menjadi faktor penyebab utama diabetes tipe dua, penyakit jantung, dan kondisi lainnya.
Sebagian besar organisasi kesehatan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mengklasifikan berat badan dan memprediksi risiko penyakit metabolik. Namun BMI hanya dihitung berdasarkan tinggi dan berat badan saja, tanpa memperhitungkan komposisi tubuh atau lemak visceral.
Meski sulit menghilangkan lemak di area perut, ada beberapa hal yang bisa mengurangi lemak perut yang berlebih. Dikutip dari Healthline, berikut beberapa cara efektif untuk menghilangkan lemak di perut, yang sudah didukung oleh studi ilmiah:
1. Mengkonsumsi banyak serat larut
Serat larut menyerap air dan membentuk gel yang bisa membantu memperlambat makanan saat melewati sistem pencernaan. Salah satu studi menunjukan bahwa, serat ini bisa meningkatkan penurunan berat badan dengan memberikan rasa kenyang sehingga konsumsi makanan tersebut menjadi lebih sedikit.
Sebuah studi observasional yang melibatkan lebih dari 1.100 orang dewasa menemukan bahwa untuk setiap sepuluh gram peningkatan asupan serat laut, dapat menurunkan 3,7 persen lemak perut selama lima tahun. Serat ini bisa diperoleh dari buah-buahan, sayuran, legum, dan oats.
2. Menghindari makanan dengan lemak trans
Lemak trans dibuat dengan memompa hidrogen menjadi lemak tak jenuh, seperti minyak kedelai. Pada penelitian observasional dan hewan, lemak ini dikaitkan dengan peradangan, penyakit jantung, resistensi insulin, dan penambahan lemak perut.
Sebuah studi selama enam tahun menemukan bahwa, monyet yang mengkonsumsi makanan tinggi lemak trans, memperoleh lemak perut 33 persen lebih banyak dibandingkan yang mengkonsumsi makanan tinggi lemak tak jenuh.
Untuk membantu mengurangi lemak perut, baca label bahan dengan cermat dan hindari produk dengan kandungan lemak trans, yang sering terdaftar sebagai lemak terhidrogenasi parsial.
3. Konsumsi makanan berprotein tinggi
Asupan menjadi salah satu nutrisi yang penting untuk memanajemen berat badan. Asupan protein yang tinggi dapat menurunkan nafsu makan serta meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, protein juga meningkatkan laju metabolisme dan membantu mempertahankan massa otot selama penurunan berat badan.
Banyak penelitian observasional menunjukan bahwa, orang yang mengkonsumsi lebih banyak protein cenderung memiliki lebih sedikit lemak perut daripada orang yang mengkonsumsi makanan berprotein lebih rendah.
Sehingga pastikan untuk memasukan sumber protein yang baik setiap kali makan seperti ikan, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan.
4. Kurangi stres
Stres dapat menyebabkan penambahan lemak di area perut, dengan memicu kelenjar adrenal memproduksi kortisol. Penelitian menunjukkan bahwa, kortisol yang tinggi meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak perut.
Untuk mengatasi tumpukan lemak di perut, cobalah lakukan aktivitas yang dapat menghilangkan stres, seperti yoga dan meditasi.
5. Kurangi asupan karbohidrat
Mengurangi asupan karbohidrat bermanfaat untung menghilangkan lemak, termasuk lemak perut. Faktanya diet rendah karbohidrat, membuat lemak perut pada orang yang kelebihan berat menghilang.
6. Cukup tidur
Studi menunjukkan bahwa kurang tidur, dikaitkan dengan risiko obesitas yang lebih tinggi dan peningkatan lemak perut pada beberapa kelompok. Selain itu kondisi yang dikenal sleep apnea, dimana pernapasan berhenti sebentar-bentar di malam hari juga dikaitkan dengan kelebihan lemak visceral.
Selain tidur minimal tujuh jam, menjaga kualitas tidur yang cukup juga penting dilakukan.
7. Minum teh hijau
Teh hijau mengandung kafein dan antioksidan epigallocatechin gallate (EGCG), yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Menurut beberapa penelitian EGCG, dapat membantu menghilangkan lemak pada bagian perut. Terlebih jika dikombinasikan dengan rutin berolahraga.
Tinjauan lain menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau secara teratur bisa mengurangi berat badan dan lingkar pinggang. Namun masih diperlukan lebih banyak penelitian yang berkualitas tinggi.(osv/dkthlt)
Asam urat merupakan zat alami yang terbentuk saat tubuh mencerna purin, senyawa yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan. Peningkatan kadar asam urat dalam tubuh...
Asam urat merupakan zat alami yang terbentuk saat tubuh mencerna purin, senyawa yang ditemukan dalam beberapa jenis makanan. Peningkatan kadar asam urat dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, terutama pada sendi. Pasalnya, asam urat berlebihan dapat membentuk kristal tajam yang mengendap di persendian sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri.
Jika seseorang memiliki masalah asam urat tinggi atau ingin mencegahnya, penting untuk memahami jenis makanan yang dapat memicu peningkatan asam urat. Dikutip dari University of Maryland Medical System, berikut adalah
7 makanan yang dapat memicu asam urat :
1. Daging Merah
Daging merah seperti daging sapi, babi, domba, dan bacon mengandung purin yang tinggi. Mengurangi konsumsi daging merah bisa membantu menurunkan risiko peningkatan asam urat.
2. Jeroan
Daging organ, seperti hati, babat, otak, dan ginjal mengandung purin yang sangat tinggi. Penderita asam urat perlu membatasi atau menghindari makanan ini.
3. Makanan Laut Kaya Purin
Kerang-kerangan seperti lobster, kepiting, udang, kerang, dan remis mengandung purin yang tinggi. Selain itu, makanan laut, termasuk sarden, ikan teri, ikan kod juga tinggi purin. Untuk menghindari kambuh, penderita asam urat harus membatasi makan kerang dan beberapa makanan laut tersebut.
4. Minuman Bersoda dan Tinggi Gula
Minuman seperti soda dan jus buah dengan kandungan gula alami atau tambahan yang tinggi meningkatkan risiko serangan asam urat.
5. Makanan dengan Pemanis Jagung Tinggi
Sirup jagung fruktosa tinggi adalah bentuk fruktosa yang terkonsentrasi. Sirup jagung fruktosa tinggi hampir terdapat di semua jenis produk makanan kemasan.
Permen, kue kering, dan makanan manis lainnya mengandung purin yang tinggi. Penderita asam urat harus membatasi makanan yang mengandung sirup jagung tinggi fruktosa.
6. Buah Tertentu
Beberapa buah tidak baik untuk asam urat. Apel, jeruk, dan kurma adalah buah-buahan dengan kandungan fruktosa yang tinggi secara alami. Hindari makanan yang mengandung fruktosa tinggi.
7. Alkohol
Alkohol, terutama bir, dapat meningkatkan risiko serangan asam urat. Ketika tubuh memproses alkohol, alkohol akan meningkatkan kadar asam urat. Seseorang dengan asam urat perlu membatasi konsumsi alkohol.(osv/dktlht)
Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh organ hati atau dari makanan kaya lemak hewani. Kolesterol membantu tubuh memproduksi sel-sel baru agar bisa...
Kolesterol merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh organ hati atau dari makanan kaya lemak hewani. Kolesterol membantu tubuh memproduksi sel-sel baru agar bisa berfungsi normal.
Namun, kadar kolesterol berlebihan dalam darah dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Kolesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyumbatan arteri.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh dengan mengadopsi pola makan sehat seperti makan buah-buahan. Lalu, apa saja buah yang dapat menurunkan kolesterol? Simak hingga akhir!
Buah-buahan untuk Menurunkan Kolesterol
Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini adalah buah untuk menurunkan kolesterol secara alami.
1. Apel
Dikutip dari laman Very Well Health, apel memiliki kandungan yang dapat berkontribusi pada penurunan kolesterol adalah pektin. Pektin merupakan serat larut yang dapat mengikat kolesterol dalam tubuh.
Konsumsi dua hingga tiga apel berukuran sedang dapat menghasilkan penurunan kadar kolesterol antara 5% hingga 13%. Selain menjadi makanan penurun kolesterol, apel juga kaya akan nutrisi sehat yang baik untuk kesehatan.
2. Alpukat
Dikutip dari laman Nutrition Fact, alpukat merupakan buah yang kaya akan fitosterol, nutrisi penurun kolesterol dari tumbuhan. Alpukat mengandung fitosterol lebih dari buah-buah lain.
Selain itu, alpukat juga kaya lemak sehat terutama lemah tak jenuh yang bisa meningkatkan lipid dalam darah. Hal itu membuat alpukat dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
3. Pisang
Pisang adalah sumber serat larut yang baik. Makanan kaya serat terbukti membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut adalah jenis serat yang dapat larut dalam air dan membentuk gel dalam saluran pencernaan.
Ketika serat larut ini berinteraksi dengan kolesterol dalam saluran pencernaan, mereka membantu mengikat kolesterol dan mencegahnya diserap ke dalam aliran darah. Dengan cara ini, serat larut membantu mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
4. Pir
Buah pir merupakan sumber serat yang larut dalam air dengan sangat baik, termasuk pektin. Meskipun apel terkenal karena kandungan pektinnya yang tinggi, pir memiliki kandungan pektin yang lebih tinggi.
Pektin dapat membantu mengikat kolesterol dan mencegahnya diserap oleh tubuh melalui saluran pencernaan. Dengan cara ini, konsumsi pir dapat berkontribusi pada pengendalian kadar kolesterol LDL dalam darah.
5. Jambu Biji
Jambu biji kaya akan serat dan vitamin C. Kedua kandungan tersebut dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol. Serat membantu mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan.
Dengan mengurangi penyerapan kolesterol dalam aliran darah, serat dalam jambu biji akan membantu menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat.
6. Kiwi
Kiwi memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk keseimbangan kolesterol yaitu serat. Serat larut dapat membantu mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan yang mengurangi penyerapannya ke dalam aliran darah.
Kiwi juga mengandung vitamin C, vitamin K, dan antioksidan yang mampu menjaga kesehatan pembuluh darah. Konsumsi kiwi dapat mendukung pencernaan yang sehat.
7. Jeruk
Buah jeruk mengandung jenis serat larut pektin yang dapat memerangkap kolesterol dan membawanya keluar dari tubuh Anda sebelum dapat diserap ke dalam aliran darah.
Satu buah jeruk berukuran sedang menyediakan sekitar 2 hingga 3 g serat larut pektin, serta nutrisi bermanfaat lainnya seperti vitamin C, folat, dan potasium.
8. Stroberi
Dilansir dari Very Well Health, terdapat penelitian yang mengenai efek dari konsumsi stroberi pada kadar kolesterol. Hasil penelitian menunjukkan konsumsi stroberi setiap hari dapat menurunkan 4% hingga 10% kadar kolesterol total.
Sementara dalam beberapa penelitian lainnya, kadar kolesterol jahat LDL menurun sebesar 13%. Kandungan serat dalam stroberi membantu mengikat kolesterol dalam pencernaan.
9. Tomat
Tomat kaya akan nutrisi yang disebut dengan likopen. Likopen dapat meningkatkan kadar lipid dan mengurangi kadar kolesterol LDL yang jahat. Selain itu, tomat juga kaya akan serat yang baik untuk menurunkan kolesterol.
Penelitian menunjukkan tomat yang diolah menjadi jus mengalami peningkatan likopen. Pada sebuah studi tahun 2015, ditemukan bahwa 25 wanita yang meminum jus tomat setiap hari selama 2 bulan mengalami penurunan kadar kolesterol.
10. Buah Okra
Mucilage-zat kental seperti gel yang ditemukan dalam okra-dapat mengikat kolesterol selama proses pencernaan sehingga dikeluarkan dari tubuh daripada diserap dalam tubuh.
Dilansir dari Healthline, sebuah penelitian selama delapan minggu yang dilakukan pada tikus menunjukkan kadar kolesterol darah lebih rendah setelah mereka diberi makanan tinggi lemak yang mengandung bubuk okra.
11. Anggur
Anggur dipercaya mengandung banyak gula yang bisa menambah kadar kolesterol. Akan tetapi, penelitian menunjukkan anggur merupakan sumber vitamin dan nutrisi yang baik.
Anggur mengandung serat dan fitonutrien yang dapat menurunkan kolesterol sekaligus memperkuat sistem kekebalan tubuh.
12. Pepaya
Pepaya merupakan buah kaya akan serat larut dan serat tak larut yang bisa membantu mengendalikan tekanan darah serta mengatur kadar LDL atau kolesterol jahat.
Pepaya juga mengandung nutrisi lain seperti kalium yang dapat menjaga tekanan darah atau antioksidan seperti betakaroten yang dapat membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
13. Buah Naga
Buah naga dengan daging buah berwarna merah mengandung senyawa betalain yang memberikan warna merah pada buah tersebut. Senyawa ini diketahui memiliki potensi untuk menurunkan kadar kolesterol LDL atau kolesterol jahat.
Selain itu, biji kecil yang berwarna hitam tua di dalam buah naga kaya akan asam lemak omega-3 dan omega-9, yang merupakan jenis lemak sehat yang dapat mendukung kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
14. Nanas
Nanas merupakan sumber mineral, vitamin, dan nutrisi yang baik. Bromelain yang ada di dalam buah nanas dapat memecah timbunan kolesterol dalam arteri sehingga mengurangi risiko penyakit jantung.
Selain itu, kandungan serat, vitamin C, dan antioksidan dalam nanas memberikan manfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.
15. Semangka
Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa sepotong semangka setiap hari dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan menghentikan penumpukan kolesterol berbahaya.
Semangka secara alami mengandung likopen yang memiliki sifat penurun lipid, menurunkan kolesterol total dan LDL.
Demikian 15 buah-buah yang dapat menurunkan kolesterol. Detikers bisa mengkonsumsinya secara teratur sesuai kebutuhan tetapi jangan berlebihan ya!
(osv/dkthlt)