13 Manfaat Daun Bidara untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Mencegah Diabetes
Daun bidara atau Zizyphus mauritania adalah salah satu tanaman herbal dengan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Tengah...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Daun bidara atau Zizyphus mauritania adalah salah satu tanaman herbal dengan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Tengah...
Daun bidara atau Zizyphus mauritania adalah salah satu tanaman herbal dengan berbagai macam manfaat untuk kesehatan. Tanaman ini berasal dari wilayah Asia Tengah yang menyebar luas ke berbagai tempat.
Daun bidara berukuran kecil dengan buah berbentuk bulat kecil berwarna hijau. Karena kaya manfaat, tanaman ini sering digunakan sebagai bahan obat-obatan tradisional. Lantas, apa saja manfaat daun bidara?
Kandungan Daun Bidara
Manfaat yang diberikan daun bidara tidak terlepas dari berbagai kandungan dan senyawa aktif di dalamnya. Berikut ini kandungan dalam daun bidara:
Daun bidara juga memiliki sejumlah senyawa aktif, antara lain:
Manfaat Daun Bidara bagi Kesehatan Tubuh
Berikut ini manfaat daun bidara yang berguna bagi kesehatan tubuh.
1. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol
Manfaat daun bidara yang pertama adalah menurunkan kadar kolesterol jahat. Serat daun bidara diketahui mampu membantu menurunkan kadar LDL kolesterol jahat. Untuk mengonsumsinya cukup dengan meminum air rebusan daun bidara.
2. Meningkatkan Nafsu Makan
Inti Aisyah dalam bukunya berjudul Rempah-Rempah mengemukakan, daun bidara bermanfaat untuk menambah nafsu makan. Daun bidara mengandung senyawa dan aroma menyegarkan yang dapat meningkatkan nafsu makan. Untuk mendapatkan manfaat ini, biasanya daun bidara diolah menjadi kapsul atau teh sehingga memudahkannya untuk dikonsumsi.
3. Membantu Meredakan Masalah Pencernaan
Ekstrak daun bidara memiliki sifat antispasmodik sehingga dapat membantu meredakan berbagai masalah pencernaan seperti perut kembung dan diare. Kamu juga dapat mengonsumsinya secara rutin untuk meningkatkan sistem pencernaan dalam tubuh.
4. Membantu Mengatasi Flu
Daun bidara mengandung antibakteri aktif yang dapat mempercepat penyembuhan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, salah satunya flu.
5. Mencegah Diabetes
Daun bidara bersifat antidiabetes lantaran senyawa-senyawa di dalamnya mampu mengatur kadar gula darah sekaligus meningkatkan sensivitas insulin.
Bagi kamu yang ingin mengonsumsi daun bidara untuk mencegah diabetes, cukup rebus daun ini lalu minum air rebusan tersebut. Kamu juga bisa mengonsumsinya dengan rutin dan teratur.
6. Melembabkan Kulit Kering
Daun bidara dapat membantu melembabkan serta menyehatkan kulit. Untuk mendapatkan manfaat ini, tumbuk daun bidara sampai halus lalu tambahkan sedikit air sampai adonan menjadi pasta.
Setelah itu, oleskan pasta tersebut secara merata pada kulit wajah, tangan, maupun kaki. Kamu juga bisa mengganti air dengan perasan jeruk lemon untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
7. Meningkatkan Kesehatan Tulang dan Gigi
Mengutip dari situs Fakultas pertanian, Universitas Sumatera Utara, daun bidara mengandung kalsium dan fosfor yang berguna meningkatkan kesehatan tulang dan gigi.
8. Membantu Mengobati Sariawan
Sifat antiinflamasi dan antimikroba pada daun bidara diketahui mampu mengobati sariawan. Cara mengonsumsinya yakni dengan mengunyah langsung daun bidara segar atau menggunakan air rebusannya untuk berkumur.
9. Meringankan Luka Bakar
Sifat antiinflamasi yang terdapat pada daun bidara dapat membantu meringankan luka bakar ringan. Cara menggunakannya cukup dengan mengoleskan sari daun bidara yang telah dihancurkan pada luka bakar.
10. Meredakan Jerawat
Daun bidara berguna untuk meredakan jerawat lantaran dapat membersihkan kulit dan menjaga kesehatannya dengan baik. Cara menggunakannya, yaitu dengan menumbuk beberapa lembar daun sampai halus lalu tambahkan sedikit air sampai tekstur mengental kemudian oleskan pada area wajah yang berjerawat.
11. Sebagai Analgesik/Pereda Nyeri
Kandungan flavonoid dan saponin dalam daun bidara dapat digunakan sebagai analgesik karena dapat meredakan rasa nyeri sekaligus melemaskan otot.
12. Membantu Mengatasi Insomnia
Kandungan saponin dalam daun bidara memberikan efek yang menenangkan sehingga daun ini bermanfaat untuk mengatasi insomnia. Caranya menggunakannya, yaitu kamu bisa mengonsumsinya dalam bentuk teh.
13. Mencegah Depresi
Menurut sebuah jurnal berjudul Berbagai Manfaat Daun Bidara (Ziziphus maurutiana Lamk) Bagi Kesehatan di Indonesia, daun bidara mengandung zat alkanoid dan flavonoid yang berfungsi sebagai antidepresan. Kedua zat tersebut dapat menstimulasi susuan saraf pusat yang mampu menghambat terjadinya depresi.
Itu dia 13 manfaat daun bidara yang berguna bagi kesehatan tubuh. Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuanmu.(osv/dkthlt)
Dilansir dari Mayo Clinics, paru-paru basah adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara (alveoli) di salah satu atau kedua paru-paru. Peradangan...
Dilansir dari Mayo Clinics, paru-paru basah adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara (alveoli) di salah satu atau kedua paru-paru. Peradangan ini menimbulkan cairan atau nanah di alveoli.
Adanya cairan pada kantung udara ini dapat mengganggu proses pertukaran oksigen dan menimbulkan gejala yang mengganggu kesehatan.
Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan mengenai gejala paru-paru basah, termasuk penyebab dan cara pencegahannya. Yuk simak pembahasannya sampai selesai!
Gejala Paru-paru Basah
Dilansir dari Mayo Clinic dan Medical News Today, terdapat beberapa gejala paru-paru basah yang memerlukan perawatan medis secepatnya.
1. Batuk
Batuk merupakan gejala umum pada paru-paru basah. Hal ini terjadi karena adanya peradangan di dalam paru-paru yang menghasilkan lendir atau nanah, yang memicu refleks batuk.Batuk ini seringkali disertai dengan dahak yang memiliki warna hijau, kuning, atau bahkan darah.
2. Nyeri Dada
Nyeri dada atau sensasi tekanan pada dada menjadi gejala umum ketika terjadi masalah pada paru-paru.
Peradangan dalam paru-paru dapat mengganggu pernapasan dan meningkatkan kerja otot pernapasan sehingga menyebabkan rasa ketidaknyamanan saat bernapas.
3. Sesak Napas
Sesak napas atau kesulitan bernapas merupakan gejala paru-paru basah yang serius. Peradangan dalam paru-paru dapat mengganggu kemampuan paru-paru mendapatkan oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Sesak napas memerlukan penanganan medis segera.
4. Kelelahan
Kelelahan adalah respons alami tubuh terhadap infeksi. Saat tubuh berjuang melawan infeksi, lebih banyak sumber daya energi digunakan, yang bisa mengakibatkan seseorang merasa sangat lelah dan kekurangan tenaga.
5. Mual Muntah
Sebagian orang yang menderita paru-paru basah mungkin mengalami mual dan muntah sebagai respons terhadap infeksi. Ini bisa terjadi karena peradangan di paru-paru dapat mengiritasi sistem pencernaan, memicu mual dan muntah.
6. Jantung Berdebar Kencang
Paru paru basah dapat mempengaruhi fungsi jantung, yang dapat mengakibatkan peningkatan detak jantung menjadi lebih cepat. Hal ini merupakan respons tubuh terhadap penurunan pasokan oksigen ke jaringan tubuh.
7. Kulit Pucat
Kulit pucat adalah salah satu gejala yang dapat terjadi ketika kadar oksigen dalam darah mengalami penurunan akibat masalah pernapasan yang diakibatkan oleh paru-paru basah.
8. Demam
Demam adalah respons umum tubuh terhadap infeksi dan merupakan mekanisme pertahanan alami untuk melawan mikroorganisme. Demam akan meningkatkan suhu tubuh dengan tujuan membantu tubuh melawan infeksi.
9. Tekanan Darah Rendah
Meskipun jarang terjadi, pada paru-paru basah yang parah dapat mengakibatkan penurunan tekanan darah. Hal ini dapat disebabkan oleh respons tubuh terhadap infeksi atau oleh sepsis, kondisi serius akibat dari komplikasi paru-paru basah.
Perlu diingat bahwa gejala paru-paru basah dapat berbeda-beda tergantung pada penyebab, tingkat keparahan, dan kondisi kesehatan khusus setiap orang.
Penyebab Paru-paru Basah
Paru-paru basah disebabkan oleh faktor di infeksi dari luar tubuh manusia. Dikutip dari laman Mayo Clinics, beberapa faktor yang dapat menyebabkan pneumonia atau paru-paru basah meliputi hal-hal berikut ini.
1. Bakteri
Bakteri penyebab paru-paru basah paling umum adalah Streptococcus pneumoniae (pneumokokus). Pneumonia bakteri dapat mempengaruhi kalangan berbagai usia sebab bakteri dapat tersebar seseorang melalui sistem pernapasan.
Ketika seseorang menghirup droplet-droplet kecil yang mengandung bakteri, yang biasanya dilepaskan ke udara saat seseorang batuk atau bersin, bakteri ini dapat memasuki saluran pernapasan dan menyebar ke paru-paru.
2. Virus
Pneumonia yang disebabkan oleh virus adalah varian umum dari penyakit ini. Virus menjadi penyebab paling umum pneumonia pada anak-anak di bawah usia 5 tahun dan biasanya lebih ringan.
Virus-virus yang dapat menyebabkan pneumonia berasal dari berbagai keluarga virus yang berbeda, termasuk virus influenza (flu), virus respiratory syncytial (RSV), atau virus yang biasanya menjadi penyebab pilek biasa.
3. Jamur
Paru-paru basah yang disebabkan oleh jamur lebih jarang terjadi dan biasanya mempengaruhi orang dengan masalah kesehatan serius atau sistem kekebalan tubuh yang lemah. Beberapa jamur yang dapat menyebabkan paru-paru basah dapat ditemukan di tanah atau kotoran burung.
Cara Mencegah Paru-paru Basah
Dilansir dari laman National Heart, Lung, and Blood Institute, terdapat beberapa langkah untuk mencegah paru-paru basah.
1. Vaksinasi
Langkah terbaik untuk mencegah paru-paru basah adalah melakukan vaksinasi. Vaksinasi akan mengurangi risiko infeksi dan membantu membangun kekebalan tubuh terhadap mikroorganisme penyebab paru-paru basah.
2. Hindari Merokok
Paparan rokok akan merusak saluran pernapasan dan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini dapat membuat seseorang lebih rentan terkena infeksi paru-paru. Oleh karena itu, menghindari rokok menjadi langkah penting mencegah paru-paru basah.
3. Menjaga Kebersihan
Kebersihan merupakan aspek penting untuk mencegah penyebaran infeksi dari mikroorganisme. Anda bisa memulai untuk mencuci tangan secara teratur, menjaga lingkungan Anda tetap bersih, dan menjaga jarak atau kontak dengan orang yang sakit.
4. Menjaga Kekebalan Tubuh
Kekebalan tubuh yang baik akan mengurangi risiko paparan infeksi. Tubuh yang kuat akan mencegah masuknya infeksi mikroorganisme. Pola makan sehat, istirahat yang cukup, pengelolaan stres yang baik dan olah raga teratur menjadi langkah awal untuk menjaga kekebalan tubuh.
Nah, itulah tadi penjelasan mengenai paru-paru basah. Gejala paru-paru basah paling umum adalah batuk dan sesak napas. Segera hubungi dokter apabila gejala tersebut bertambah parah.(osv/dkthlt)
Pernahkah tanpa detikers sadari tiba-tiba muncul bentol kemerahan yang terasa gatal pada kulit? Kemungkinan kamu mengalami kondisi biduran atau urtikaria.Dilansir...
Pernahkah tanpa detikers sadari tiba-tiba muncul bentol kemerahan yang terasa gatal pada kulit? Kemungkinan kamu mengalami kondisi biduran atau urtikaria.
Dilansir situs Medical News Today, biduran adalah ruam kulit berwarna kemerahan yang disertai rasa gatal. Kondisi ini dapat terjadi di bagian tubuh mana saja dan bentol biduran kadang dapat terasa menonjol pada kulit.
Biduran lebih sering terjadi pada anak-anak dan wanita dewasa. Pemicu dan penyebab biduran bisa berbeda-beda pada tiap orangnya. Tapi, kondisi ini umumnya dapat disebabkan oleh; reaksi alergi makanan, gigitan serangga, infeksi, obat-obatan tertentu, paparan sinar matahari, suhu dingin, stres, hingga reaksi terhadap bahan pengawet.
Biasanya biduran akan hilang dengan sendirinya dalam waktu 24 jam tanpa pengobatan. Namun, sebagian detikers mungkin tidak tahan dengan sensasi gatal yang muncul sehingga ingin segera mengatasinya.
Lantas, adakah cara menghilangkan biduran dengan cepat? Baca artikel ini sampai selesai untuk cari tahu jawabannya.
Cara Mengatasi Biduran dengan Cepat Secara Alami
Ada sejumlah pengobatan rumah efektif yang bisa dilakukan untuk menenangkan biduran dengan gatal-gatal ringan. Berikut caranya:
1. Gunakan Kompres Dingin
Kompres menggunakan air dingin pada area kulit biduran menjadi cara pertama yang dapat dilakukan. Ini karena es bisa membuat kulit mati rasa sehingga rasa gatal akan reda sementara.
Untuk melakukan cara ini, siapkan air dingin atau es batu beserta kain atau handuk. Kemudian bungkus es di dalam kain atau celupkan handuk dalam air dingin. Lalu kompres ruam biduran selama 5-10 menit. Jangan mengoleskan es atau kompres es langsung ke kulit karena dapat menyebabkan iritasi kulit lebih lanjut.
Namun jika biduran detikers dipicu oleh suhu dingin, maka hindari cara ini lantaran dapat memperburuk kondisi dan gejala yang ditimbulkan.
2. Mandi dengan Larutan Anti Gatal
Untuk meredakan sensasi gatal yang muncul pada biduran, kamu juga bisa mandi dengan larutan anti gatal seperti soda kue. Detikers dapat menambahkan satu atau dua genggam soda kue ke dalam air bak dan mandi menggunakan air tersebut.
3. Oleskan Lidah Buaya
Lidah buaya atau aloe vera disebutkan mampu bantu tenangkan dan kurangi gatal-gatal pada kulit. Karenanya, detikers bisa oleskan gel aloe vera asli ke area biduran, Tapi, sebaiknya lakukan uji coba pada area kulit lain sebelum memakai bahan ini lantaran sebagian orang mungkin tidak cocok.
4. Berendam dengan Oatmeal
Selain mandi, kamu juga bisa berendam atau merendamkan area biduran dalam campuran air dan oatmeal koloid. Ini dikatakan mampu atasi sensai gatal yang ditimbulkan kondisi ini.
5. Hindari Bahan yang Mengiritasi Kulit
Kandungan bahan tertentu bisa membuat kulit kering dan menyebabkan rasa gatal berlebih. Oleh sebab itu, detikers perlu hindari produk sabun, pelembab, atau losion yang mengandung bahan iritan. Pilihlah formula produk khusus untuk kulit sensitif.
6. Hindari Menggaruk Area Biduran
Jika kamu mengalami biduran maka jangan menggaruk area kulit yang gatal. Ini karena garukan dapat memperburuk kondisi dan rasa gatal yang timbul.
7. Kenakan Pakaian Longgar
Ada baiknya detikers menggunakan pakaian berbahan katun yang longgar dan ringan. Ini karena sentuhan menggosok pada kulit biduran bisa merangsang gatal-gatal yang berlebih.
8. Hindari Konsumsi Alkohol dan Kafein
Konsumsi minuman beralkohol dapat memperburuk sensasi gatal yang muncul pada kondisi ini. Karenanya, hindari faktor pemicu biduran menjadi lebih parah dengan tidak meminum alkohol dan kafein.
9. Hindari Paparan Matahari Langsung
Beberapa kasus biduran dapat disebabkan oleh paparan sinar matahari. Sebisanya hindari duduk atau berdiam di bawah matahari langsung supaya tidak memperburuk kondisi. Selain itu, jaga suhu rumah atau ruangan agar tetap sejuk.
Itulah sejumlah cara menghilangkan biduran dengan cepat secara alami tanpa pengobatan medis. So, lakukan cara-cara tersebut kalau terkena biduran yang terasa gatal ya, detikers.(osv/dkthlt)
Minyak ikan merupakan salah satu solusi bagi detikers yang ingin hidup sehat. Sebab, minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi, sehingga baik untuk...
Minyak ikan merupakan salah satu solusi bagi detikers yang ingin hidup sehat. Sebab, minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi, sehingga baik untuk tubuh.
Sebagai informasi, minyak ikan adalah minyak yang diekstraksi dari jaringan ikan. Pada umumnya, minyak ikan diolah menjadi suplemen dan tersedia dalam bentuk kapsul, pil, maupun cair.
Walau punya banyak manfaat untuk kesehatan, namun mengkonsumsi minyak ikan terlalu banyak juga tidak baik. Sebab, hal ini justru dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya.
Penasaran, apa saja manfaat minyak ikan untuk tubuh? Simak pembahasannya secara lengkap di bawah ini.
Manfaat Minyak Ikan untuk Tubuh
Minyak ikan sudah dikenal sejak lama dapat memberikan manfaat bagi kesehatan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah manfaat minyak ikan.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Manfaat minyak ikan yang pertama adalah mampu menjaga kesehatan jantung. Sebab, minyak ikan mengandung asam docosahexaenoic (DHA) dan asam eicosapentaenoic (EPA).
Kedua asam lemak itu merupakan sumber nutrisi penting untuk menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyakit jantung. Dilansir Healthline, sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang rutin mengkonsumsi minyak ikan memiliki risiko lebih rendah terserang penyakit jantung.
2. Membantu Mengatasi Kondisi Kesehatan Mental
Sebagai informasi, otak manusia terdiri dari hampir 60% lemak dan sebagian besar lemak tersebut adalah omega-3. Maka dari itu, omega-3 yang ada di minyak ikan punya peran penting terhadap fungsi otak.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa omega-3 dapat mencegah berbagai penyakit kesehatan mental, misalnya mengurangi gangguan psikotik. Lalu, minyak ikan juga dapat mengurangi gejala skizofrenia dan gangguan bipolar.
Akan tetapi, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkan hal tersebut.
3. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Mengutip situs Mayo Clinic, minyak ikan ternyata juga dapat menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi), terutama pada sejumlah orang yang memiliki tekanan darah level tinggi. Perlu diketahui bahwa hipertensi merupakan faktor terbesar akan penyakit jantung dan stroke yang bisa menyebabkan kematian
4. Melindungi Kesehatan Mata
Dalam sejumlah penelitian, orang yang kurang mendapatkan asupan omega-3 berisiko terserang penyakit mata yang lebih tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, disarankan mengkonsumsi ikan secara rutin.
Akan tetapi, belum ada studi lebih lanjut yang mengatakan jika suplemen minyak ikan dapat membantu melindungi kesehatan mata. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengungkapkannya.
5. Mencegah Nyeri Sendi
Dikutip laman Health, minyak ikan ternyata bermanfaat untuk mencegah nyeri sendi pada penderita osteoartritis (OA) dan rheumatoid arthritis (RA). Sebuah penelitian di 2020 menunjukkan bahwa minyak ikan membantu mengurangi rasa sakit pada penderita osteoartritis.
6. Mengurangi Peradangan
Mengutip National Library of Medicine, sebuah studi di 2019 menunjukkan bahwa minyak ikan memiliki sifat antiradang. Hal ini dapat membantu mengobati kondisi yang melibatkan peradangan kronis. Misalnya, peningkatan berat badan atau stres yang dapat memicu tingkat peradangan lebih tinggi.
7. Menjaga Kesehatan Kulit
Mengkonsumsi suplemen minyak ikan secara rutin bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Beberapa studi mengungkapkan bahwa minyak ikan dapat mencegah gangguan kulit, seperti dermatitis dan psoriasis.
8. Menjaga Kesehatan Janin
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Center for Genetics, Nutrition and Health menunjukkan bahwa kandungan omega-3 dalam minyak ikan dapat membantu menjaga kesehatan janin di awal kehamilan. Selain itu, minyak ikan dapat membantu meningkatkan perkembangan otak janin, namun pengaruhnya terhadap IQ masih belum diketahui.
9. Menjaga Kesehatan Tulang
Manfaat lain dari minyak ikan adalah dapat menjaga kesehatan tulang. Sebab, omega-3 dapat melindungi kepadatan mineral di bagian tulang belakang, khususnya pada orang lanjut usia.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang berusia 60-85 tahun yang rutin mengkonsumsi minyak ikan berhasil memperlambat penurunan massa otot yang disebabkan oleh faktor usia.
10. Mengurangi Lemak Hati
Suplemen minyak ikan bermanfaat untuk memperbaiki fungsi hati dan peradangan di dalam tubuh, sehingga turut membantu mengurangi gejala Non-alcoholic Fatty Liver Disease atau NAFLD.
11. Mengurangi Kram Menstruasi
Untuk para ladies, mengkonsumsi minyak ikan dapat membantu meredakan nyeri saat menstruasi, sehingga tidak mengganggu aktivitasmu sehari-hari.
12. Meningkatkan Hiperaktif pada Anak
Manfaat minyak ikan yang terakhir adalah dapat meningkatkan perhatian dan hiperaktif pada anak-anak. Kandungan omega-3 diyakini dapat membentuk proporsi otak secara signifikan. Namun, hal tersebut perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.
Efek Samping Mengkonsumsi Minyak Ikan
Meski punya banyak manfaat untuk kesehatan, nyatanya mengkonsumsi suplemen minyak ikan terlalu banyak juga tidak baik. Dilansir situs Web MD, berikut sejumlah efek samping yang ditimbulkan dari minyak ikan.
Informasi tambahan, mengkonsumsi lebih dari 3 gram minyak ikan setiap hari berisiko mengalami pendarahan. Efek samping yang ditimbulkan mulai dari mulas, mencret, dan mimisan.
Demikian pembahasan mengenai manfaat minyak ikan untuk kesehatan tubuh. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.(osv/dktlht)
Asam urat atau gout merupakan penyakit yang sering diidap orang yang memasuki usia tua. Gout disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah seseorang. Asam...
Asam urat atau gout merupakan penyakit yang sering diidap orang yang memasuki usia tua. Gout disebabkan oleh kadar asam urat yang tinggi dalam darah seseorang. Asam urat berlebihan dapat membentuk kristal tajam yang mengendap di persendian sehingga menyebabkan pembengkakan dan nyeri.
Namun, kadar asam urat dapat dikurangi dengan menghindari makanan yang tinggi akan purin. Hal ini dapat membantu mencegah terbentuknya kristal baru sehingga mengurangi serangan asam urat.
Dikutip dari WebMD, berikut adalah 6 makanan yang harus dihindari oleh pengidap asam urat.
1. Minuman dan Makanan Manis
Makanan dan minuman apa pun dengan kandungan gula yang tinggi dapat memicu asam urat. Batasi atau hindari makanan dengan pemanis, seperti sereal manis, produk roti, dan permen. Batasi juga konsumsi jus buah yang terlalu manis.
2. Makanan Laut
Tidak semua hidangan laut buruk untuk asam urat. Namun, sebaiknya hindari hidangan kerang-kerangan, cumi, udang, tiram, kepiting, dan tuna. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tersebut dapat meningkatkan kadar asam urat dan memperburuk gejala asam urat.
3. Jeroan
Hindari jeroan, seperti hati, babat, otak, dan ginjal. Organ dalam tersebut penuh dengan purin, senyawa yang cenderung diubah tubuh menjadi asam urat.
4. Daging Merah
Meskipun tidak setinggi jeroan, daging merah juga mengandung purin yang cukup tinggi sehingga sebaiknya dihindari untuk menjaga kadar asam urat tetap rendah. Pilihan teraman adalah daging putih seperti daging ayam.
5. Karbohidrat Olahan
Semakin cepat makanan meningkatkan gula darah, semakin buruk dampaknya bagi kadar asam urat seseorang. Karbohidrat olahan seperti roti putih, biskuit, dan kue dapat membuat gula darah melonjak dan tidak baik untuk asam urat.
6. Madu
Madu mengandung fruktosa yang tinggi. Pemanis alami ini melepaskan purin saat terurai di dalam tubuh. Mengonsumsi madu sedikit tidak menjadi masalah, tetapi tetaplah hindari makanan yang mengandung fruktosa tinggi.(osv/dlkthlt)
Ginjal adalah organ tubuh yang berperan besar untuk menyaring racun agar tidak menumpuk di dalam tubuh. Ginjal juga memiliki fungsi untuk mengatur tekanan darah dan...
Ginjal adalah organ tubuh yang berperan besar untuk menyaring racun agar tidak menumpuk di dalam tubuh. Ginjal juga memiliki fungsi untuk mengatur tekanan darah dan mengendalikan cairan.
Tanpa fungsi ginjal yang sehat, saraf, otot, dan jaringan lain di tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Namun ada beberapa kebiasaan sepele yang ternyata bisa memicu kerusakan ginjal di usia muda.
Kerusakan ginjal sering kali tidak disadari. Pasien baru mengeluhkan sejumlah gejala saat penyakit ginjal yang mereka alami sudah memasuki stadium lanjut.
Dikutip dari National Kidney Foundation, berikut sederet kebiasaan yang memicu ginjal rusak.
1. Kurang Minum Air Putih
Kurang mengonsumsi air putih bisa merusak fungsi ginjal. Oleh karena itu tetap terhidrasi bisa membantu ginjal untuk membersihkan kadar garam berlebih dan racun dari tubuh.
Disarankan minum air dalam jumlah yang cukup menjadi cara yang terbaik untuk menjaga kesehatan ginjal. Untuk orang dewasa, disarankan untuk mengkonsumsi air 1,5 sampai 2 liter air per hari.
2. Sering Begadang
Kurang tidur dan sering begadang juga berpengaruh pada fungsi ginjal. Tidur malam yang nyenyak sangat penting untuk menjaga kesehatan ginjal. Pasalnya, fungsi ginjal salah satunya turut dikendalikan siklus bangun-tidur.
Jika kurang tidur berlangsung dalam waktu yang lama, beban kerja ginjal bisa terus bertambah, akibatnya bisa menyebabkan ginjal rusak.
3. Malas Gerak dan Sering Rebahan
Sedentary lifestyle yang ditandai dengan duduk dalam waktu lama dan malas bergerak juga bisa memicu gangguan ginjal. Sebuah penelitian dari University of Leicerster menemukan semakin lama waktu yang dihabiskan untuk duduk, makin besar pula risiko kerusakan ginjal yang dialami.
Bukan hanya merusak ginjal, tetapi malas gerak juga meningkatkan risiko kegemukan, diabetes mellitus tipe 2 serta gangguan jantung dan pembuluh darah.
4. Sering Menahan Pipis
Menahan kencing dapat menyebabkan batu ginjal terbentuk pada orang dengan riwayat kondisi tersebut atau pada mereka yang memiliki kandungan mineral tinggi dalam urine. Kebiasaan menahan pipis juga bisa memicu infeksi saluran kencing yang berpengaruh pada kesehatan ginjal.
5. Sering Konsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan seperti sosis dan nugget yang dikonsumsi berlebihan bisa memicu kerusakan ginjal. Sebab makanan tersebut banyak mengandung natrium dan fosfor.
Banyak pasien ginjal yang harus membatasi asupan fosfor dalam makanannya. Di beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan fosfor yang tinggi pada makanan olahan bisa berbahaya bagi ginjal dan jantung.(osv/dkthlt)