info@poltekkaltara.ac.id +628125406278 Jl. P. Lumpuran, Kampung 1 Skip, Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Informasi Publik

Berita

Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.

Jangan Berlebihan, Segini Batas Aman Minum Kopi dalam Sehari
22 Okt 2024 IT Poltek

Kopi mengandung ratusan senyawa bioaktif. Faktanya, kopi merupakan sumber antioksidan terbesar bagi banyak orang. Sebuah penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi berkaitan dengan risiko yang lebih rendah terkena kondisi seperti penyakit hati, gangguan neurologis, dan juga diabetes tipe 2. Meskipun kopi teruji mengandung berbagai efek bagi kesehatan tubuh, sebagian orang mungkin bertanya-tanya mengenai batasan aman untuk mengonsumsi kopi. Lantas, sebaiknya berapa kali minum kopi dalam sehari? Dikutip dari Healthline, berikut penjelasannya. Kafein merupakan bahan aktif dalam kopi, sebuah zat psikoaktif yang umum dikonsumsi di dunia. Kandungan kafein yang ada di dalam kopi dapat bervariasi, berkisar di angka 50 sampai dengan lebih dari 400 mg per cangkir. Secangkir kopi rumahan dapat menyediakan sebanyak 50 mg kafein. Sebagai aturan umum, seseorang dapat mengasumsikan bahwa secangkir kopi dengan ukuran 240 ml, rata-rata mengandung 100 mg kafein. Berbagai sumber menyatakan bahwa 400 mg kafein per hari sama dengan 4 cangkir atau 945 ml. Ini aman dikonsumsi bagi kebanyakan orang dewasa sehat. Sebuah bukti menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi sebanyak 4 sampai dengan 5 cangkir per hari merupakan jumlah optimal. Hal ini terkait dengan risiko kematian dini yang lebih rendah dan risiko lebih rendah terserang berbagai penyakit umum. Namun, perlu diingat bahwa ini bukan berarti setiap orang wajib mengonsumsi kopi. Sebagian orang yang sensitif pada kafein, mengidap kondisi medis tertentu, atau bahkan tidak menyukai minuman ini, sebaiknya menghindari untuk mengonsumsinya. Terlebih kopi dapat membuat seseorang mengalami kecemasan dan gangguan tidur. Karena itu, seseorang sebaiknya mengurangi jumlah konsumsi kopi atau tidak mengonsumsinya sama sekali. Apabila mengonsumsi kopi dengan jumlah yang berlebihan dalam waktu yang singkat, dapat memberikan berbagai efek sebagai berikut:
1. Gelisah
2. Cemas
3. Pusing
4. Sakit perut
5. Insomnia
6. Detak jantung cepat
7. Tremor atau gemetar
8. Tempramental
 (dtk)

Sederet Menu Sarapan yang Bisa Bikin Panjang Umur, Mau Coba?
22 Okt 2024 IT Poltek

Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting yang dapat memberikan energi untuk beraktivitas. Jika mengkonsumsi menu yang tepat, makanan tersebut dapat menjadi bekal untuk memperpanjang umur. Beberapa pakar mengungkapkan menu-menu sarapan yang biasa dikonsumsi untuk memperpanjang usia. Kira-kira apa saja? Dokter di bidang kedokteran keluarga dan pengobatan anti-penuaan dan regeneratif, dr Suzanne J Ferree menekankan pentingnya sayuran dan telur di dalam menu sarapan. "Saya makan telur panggang yang diternakkan di padang rumput dengan campuran sayur-sayuran organik berwarna-warni, yang dimasak dengan minyak zaitun atau minyak alpukat murni," tutur Dr Suzanne yang dikutip dari Huff Post. Mahasiswa PhD dan Gruber Fellow di Universitas Yale, Raghav Sehgal, memiliki menu yang hampir mirip. Biasanya, Sehgal sarapan dengan telur dadar, sayuran bayam, tomat, telur, dan sedikit keju. "Saya biasanya memadukannya dengan alpukat atau salmon asap jika saya sedang ingin makan," tambahnya. Menurut Sehgal, sarapan dengan telur dan sayuran kaya akan nutrisi yang secara ilmiah berhubungan dengan umur panjang. Selain itu, menu tersebut kaya protein yang bagus untuk kesehatan muskuloskeletal, seperti tulang, sendi, otot, hingga saraf. "Sayuran menambahkan banyak vitamin dan antioksidan, serta serat, yang sangat baik untuk kesehatan usus. Selain itu, lemak sehat dari alpukat atau salmon sangat baik untuk kesehatan jantung dan kognitif Anda," jelas Sehgal. Sebuah studi ilmiah menemukan bahwa mengonsumsi telur secara teratur secara signifikan untuk menurunkan angka kematian. Sementara sayuran, dikaitkan dengan penurunan risiko banyak penyakit kronis yang dapat mengancam umur panjang.
Pakar kesehatan lainnya, Dr Monisha Bhanote, juga menyarankan sayuran dalam menu sarapan. Ia juga menambahkan makanan lainnya, seperti yogurt dan ubi jalar. Selain itu, ubi jalar juga ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan. Jenis umbi ini mengandung banyak antosianin, sejenis flavonoid atau antioksidan yang membantu melindungi dari peradangan kronis. Secara umum, ketiga ahli menyarankan untuk menghindari makanan olahan dan daging berlemak seperti sosis saat sarapan. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pola makan yang tinggi makanan olahan secara langsung terkait dengan berkurangnya harapan hidup. Demikian pula, mengonsumsi daging merah atau olahan secara teratur meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker. Selain itu, ketiga ahli juga menyarankan untuk mengurangi asupan gula tambahan, seperti sereal manis atau kue kering. "Untuk sarapan yang mendukung umur panjang, fokuslah pada makanan utuh dan padat nutrisi yang menyediakan keseimbangan lemak sehat, protein, dan karbohidrat kompleks," beber Sehgal. "Sertakan juga banyak antioksidan dari buah-buahan seperti beri, lemak sehat dari kacang-kacangan, biji-bijian, atau alpukat, dan sayuran kaya serat atau biji-bijian utuh," sambungnya. (dtk)

5 Olahraga Indoor Sederhana yang Efektif Bakar Lemak Perut, Bisa Dilakukan di Rumah
21 Okt 2024 IT Poltek

Lemak di perut yang menumpuk tentu bisa mengakibatkan beberapa masalah kesehatan jika tidak segera ditangani. Salah satu alasan mengapa lingkar pinggang membesar adalah kurangnya melakukan aktivitas fisik. Dikutip dari Times of India dan WebMD, aktivitas fisik tidak selalu dilakukan di luar ruangan. Beberapa olahraga ringan yang bisa dilakukan di dalam ruangan atau indoor, ternyata juga efektif untuk menghilangkan lemak di perut. Lantas, olahraga apa saja yang efektif mengecilkan lingkar pinggang dan bisa dilakukan di rumah?
Lompat Tali
Ini merupakan menu latihan yang paling nyaman, namun memiliki hasil yang efektif dalam membakar lemak. Lompat tali dinilai cukup efektif bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan dan menjaga stamina. Selain itu, sebuah jurnal yang diterbitkan dalam Journal of Sports Science and Medicine, menyebut lompat tali dapat meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan lemak tubuh secara keseluruhan.
Squat and Lunges
Melakukan squat dan lunges tidak memerlukan banyak ruang, sehingga aktivitas ini dapat dilakukan di rumah. Latihan ini membantu memperkuat tubuh bagian bawah, tulang, otot, meningkatkan fleksibilitas, dan membakar kalori.
Mountain Climber
Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Obesity (2011), latihan ini dinilai dapat menurunkan berat badan atau membakar lemak secara efektif.
Sit Up
Latihan ini tidak memerlukan ruang yang besar untuk dilakukan, sehingga bisa dilakukan di ruangan-ruangan rumah seperti kamar. Sit up juga menjadi olahraga mengecilkan perut yang umum diketahui.
Burpee
Burpee merupakan latihan yang menggabungkan antara push up dan diikuti dengan dengan lompatan di udara. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Physiology, burpee membakar kalori dan efektif menghilangkan lemak di perut. (dtk)

Resmi Dilantik Jadi Presiden RI ke-8, Ingat Lagi Janji Prabowo soal Kesehatan
21 Okt 2024 IT Poltek

Prabowo Subianto resmi dilantik sebagai Presiden Indonesia yang kedelapan. Pelantikannya ini diselenggarakan pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Selama kampanye, Prabowo bersama wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, menyusun beberapa program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia. Salah satu yang paling disorot dalam kampanyenya yakni program makan siang gratis yang disebut untuk mengentaskan stunting. Dalam laman resmi program kampanye Prabowo-Gibran, ada 17 program prioritas yang diusung, termasuk di bidang kesehatan. Misi terkait kesehatan berada di poin ke-7 dengan fokus menjamin ketersediaan pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Selain itu paslon mengusung 'Delapan Program Hasil Terbaik Cepat' dengan fokus:
1. Memberi makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren
2. Bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil untuk meningkatkan kesehatan dan membantu ekonomi keluarga
3. Edukasi parenting kepada ibu hamil
4. Pemeriksaan kesehatan gratis dan pencegahan penyakit dengan pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah dan rontgen paru
5. Akselerasi pemberantasan penyakit tuberkulosis (TBC)
6. Membangun rumah sakit lengkap berkualitas di kabupaten
7. Melanjutkan dan program Kartu Indonesia Sehat (KIS)
8. Meningkatkan produktivitas pertanian
Lebih lanjut, berikut sederet janji Prabowo Subianto di bidang kesehatan.
Makan siang gratis
Memberikan makan siang dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk anak balita dan ibu hamil kepada 80 juta penerima manfaat dengan cakupan 100% di 2029. Selain itu Prabowo juga disebut akan memperbaiki kualitas gizi, air bersih, dan sanitasi masyarakat dalam mengatasi ancaman stunting (gizi buruk).
Pemeriksaan kesehatan gratis
Pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto akan membuat program pemeriksaan kesehatan gratis mulai tahun 2025 dengan sasaran 52 juta penduduk. Anggaran yang disiapkan untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini disebut mencapai Rp 5 triliun dengan skrining TBC menjadi fokus utama. Selain itu, pemeriksaan kesehatan gratis juga bertujuan menurunkan prevalensi orang dengan TBC di Indonesia. Kemudian akan dilakukan pemeriksaan kesehatan rutin untuk tekanan darah tinggi, kadar gula darah, asam urat dan penyakit-penyakit katastropik lainnya. Rencananya pemeriksaan kesehatan gratis akan dilakukan dua kali dalam satu tahun.
Membangun fakultas kedokteran
Prabowo dalam kampanyenya juga berjanji akan memperbanyak jumlah dokter di Indonesia. Dia mengungkap Indonesia masih kekurangan sekitar 140 ribu dokter. Presiden kedelapan itu juga berjanji akan mengirim 10 ribu anak Indonesia menjalani sekolah kedokteran di luar negeri. Hal ini dia lakukan untuk mempercepat mengatasi kekurangan dokter di Indonesia. (dtk)

Ini yang Terjadi pada Tubuh saat Terjatuh dari Ketinggian
18 Okt 2024 IT Poltek

Jatuh merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama secara global. Dikutip dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), diperkirakan 684.000 kasus jatuh yang berakibat fatal terjadi setiap tahun, menjadikannya penyebab kematian akibat cedera tidak disengaja terbanyak kedua, setelah cedera lalu lintas jalan raya. Lebih dari 80 persen kematian akibat jatuh terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, dengan wilayah Pasifik Barat dan Asia Tenggara menyumbang 60 persen dari kematian ini. Di semua wilayah di dunia, tingkat kematian tertinggi terjadi pada orang dewasa berusia di atas 60 tahun. Jatuh dari ketinggian sangat berkorelasi dengan trauma atau cedera yang lebih parah serta kematian. Trauma fisik yang dialami akibat jatuh dari ketinggian kemungkinan besar akan mengubah hidup seseorang. Dikutip dari HRNews UK, berikut penjelasannya.
1. Cedera kepala
Jatuh dari ketinggian dapat mengakibatkan trauma parah pada kepala jika terbentur sesuatu saat jatuh atau mendarat. Kepala yang terbentur saat terjatuh juga dapat mengakibatkan cedera yang dapat mengubah hidup seperti perdarahan otak atau fraktur tengkorak. Perdarahan otak sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian di kemudian hari atau menyebabkan kecacatan serius.
2. Cedera tulang belakang
Kerusakan pada tulang belakang akibat terjatuh dapat menyebabkan kelumpuhan seumur hidup dan kehilangan kemampuan untuk berjalan lagi.
3. Fraktur tulang rusuk
Fraktur tulang rusuk dapat berarti patah atau retak pada tulang rusuk yang sangat menyakitkan. Hal ini juga dapat menyebabkan risiko paru-paru bocor dan masalah pernapasan lebih lanjut jika paru-paru yang retak memengaruhi bagian tubuh lainnya.
4. Memar paru-paru
Memar paru-paru dapat menyebabkan masalah pernapasan dan mengi, Apabila mengalaminya, seseorang mungkin mengalami nyeri dada atau sesak napas. Penting menjalani rontgen untuk memastikannya oleh tenaga medis profesional. Memar paru-paru dapat menyebabkan masalah pernapasan seumur hidup, sehingga semakin penting untuk menghindari risiko terjatuh saat bekerja.
5. Ruptur jantung dan aorta
Ruptur aorta terjadi ketika semua lapisan dinding aorta robek, menyebabkan darah bocor keluar dan menghentikan darah untuk dipompa ke seluruh tubuh. Hal ini menyebabkan syok hemoragik. Jika ini terjadi, hal ini dapat mengancam jiwa, intervensi medis segera diperlukan jika menduga seseorang mengalaminya akibat terjatuh. (dtk)

Perlu Tahu! Ini Menu Sarapan yang Sebaiknya Dihindari Pengidap Hipertensi
18 Okt 2024 IT Poltek

Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali disebut sebagai silent killer. Pasalnya, kondisi ini sulit dikenal gejalanya. Jika tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius. Kondisi hipertensi dapat disebabkan berbagai faktor, mulai dari genetik, penyakit lain, gaya hidup kurang gerak, hingga pola makan yang buruk. Meski begitu, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengelola dan menurunkan kadar tekanan darah tersebut. Salah satu cara untuk mengelola tekanan darah tinggi adalah dengan menghindari sejumlah makanan yang bisa memicu tekanan darah tinggi, termasuk makanan tinggi natrium. Dikutip dari laman Eat This, Not That, berikut beberapa menu sarapan yang harus dihindari orang dengan hipertensi.
1. Makanan Asin
Tanpa disadari, menu makanan yang dipilih untuk sarapan banyak yang mengandung natrium. Banyak ahli diet mengingatkan bahwa kadar natrium yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Faktanya, sebuah laporan yang diterbitkan dalam Nutrients mengatakan mengurangi asupan natrium tidak hanya dapat mengurangi risiko hipertensi (tekanan darah tinggi), tetapi juga dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular.
"Banyak sarapan dengan sosis atau frozen food lainnya yang mengandung natrium tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Terlebih jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dari waktu ke waktu," kata ahli diet Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD. "Jika mengonsumsi salah satu makanan ini, penting untuk memadukannya dengan sesuatu yang rendah natrium seperti buah atau biji-bijian utuh seperti oat," sambungnya.
2. Sering Skip Buah dan Sayur
Banyak orang yang sering lupa mengkonsumsi buah dan sayur saat sarapan. Untuk menurunkan tekanan darah, dianjurkan mengonsumsi antara 5 dan 9 porsi buah dan sayur dalam sehari. "Buah-buahan dan sayuran secara alami bebas natrium dan banyak di antaranya mengandung kalium, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi pada sebagian orang," beber Goodson.
3. Terlalu Banyak Gula
Mengkonsumsi terlalu banyak gula tambahan dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan gula juga dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sistolik dan diastolik. "Gula dan makanan olahan sangat bersifat inflamasi dan meningkatkan gula darah, serta respons insulin serta respons inflamasi dalam tubuh. Peradangan juga dapat meningkatkan tekanan darah," terang Dana Ellis Hunnes, PhD, MPH, RD, seorang ahli diet. (dtk)