BIMTEK KPPS
Bimbingan teknis kelompok penyelenggaraan pemungutan suara pada kelurahan selumit pantai Kec.Tarakan Tengah untuk pilkada tahun 2024 di laksanakan di Poltek...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Bimbingan teknis kelompok penyelenggaraan pemungutan suara pada kelurahan selumit pantai Kec.Tarakan Tengah untuk pilkada tahun 2024 di laksanakan di Poltek...
Bimbingan teknis kelompok penyelenggaraan pemungutan suara pada kelurahan selumit pantai Kec.Tarakan Tengah untuk pilkada tahun 2024 di laksanakan di Poltek Kaltara. Maksud dan tujuan bimbingan teknis (BIMTEK) adalah untuk berpastipasi dalam rangka membantu program pemerintah untuk mensosialisasikan peraturan-peraturan / perundang yang berlaku.
Sejumlah mahasiswa politeknik kaltara mengerjakan soal saat mengikuti UTS pada hari kamis 7 November 2024 dan pelaksanaanya berjalan dengan lancar seluruh mahasiswa...
Sejumlah mahasiswa politeknik kaltara mengerjakan soal saat mengikuti UTS pada hari kamis 7 November 2024 dan pelaksanaanya berjalan dengan lancar seluruh mahasiswa mengerjakannya dengan baik dan jujur.
Daun salam merupakan salah satu tanaman herbal yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Biasanya, untuk mengkonsumsinya daun salam akan diseduh dengan air...
Daun salam merupakan salah satu tanaman herbal yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Biasanya, untuk mengkonsumsinya daun salam akan diseduh dengan air panas dan kemudian diminum.
Tanaman ini menjadi mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B6, kalsium, zat besi, dan mangan yang baik. Selain itu, daun salam juga mengandung senyawa antioksidan dan mineral yang dapat membantu meningkatkan imun tubuh dan melancarkan pencernaan.
Kandungan inilah yang membuat daun salam disebut dapat mengobati sejumlah penyakit, termasuk asam urat, gula darah, dan kolesterol. Meski begitu, ada sejumlah orang yang perlu menghindari atau mengurangi konsumsi daun salam, karena bisa menyebabkan efek samping.
Orang yang Perlu Menghindari Konsumsi Daun Salam
Berikut beberapa orang yang perlu menghindari konsumsi daun salam:
1. Orang dengan alergi
Dikutip dari WebMD, orang dengan alergi disarankan untuk tidak mengkonsumsi daun salam. Baik dalam bentuk air rebusannya maupun ekstraknya.
Orang dengan alergi ini dapat mengalami gejala seperti gatal-gatal jika mengkonsumsi daun salam.
2. Ibu hamil dan menyusui
Belum ada informasi sejauh ini yang menjelaskan pasti soal keamanan daun salam untuk ibu hamil dan menyusui. Dikutip dari Times of India, pada fase ini konsumsi daun salam dapat menyebabkan gangguan kesehatan baik ada ibu dan janin.
Mengkonsumsi daun salam saat kehamilan juga dapat memicu sakit perut, keringat berlebih, sering buang air kecil, dan diare.
3. Pengidap diabetes yang mengkonsumsi obat penurun gula darah
Daun salam diketahui dapat membantu mengelola kadar gula dalam darah. Namun, pengidap diabetes yang sedang mengonsumsi obat penurun gula darah sebaiknya tidak minum teh daun salam karena dapat membuat kadar gula darah turun terlalu drastis.
4. Pasien yang akan operasi.
Pasien yang akan menjalani operasi juga sebaiknya tidak mengonsumsi teh daun salam. Daun salam dapat memperlambat sistem saraf pusat atau SSP.
Bila dikombinasikan dengan anestesi dan obat-obatan lain yang digunakan selama operasi, hal ini dapat memperlambat SSP terlalu banyak. Disarankan untuk menghentikan penggunaan daun salam sebagai obat setidaknya dua minggu sebelum operasi yang dijadwalkan.
5. Pengguna obat tertentu
Konsumsi daun salam dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kantuk dan pernapasan melambat. Maka dari itu, disarankan bagi pengguna obat penenang untuk menghindarinya.
Konsumsi daun salam dalam jumlah banyak yang digunakan bersama obat penenang dapat memperburuk masalah pernapasan hingga menyebabkan kantuk yang berlebihan.
6. Pengguna obat pereda nyeri
Dikutip dari RxList, pasien yang mengkonsumsi obat pereda nyeri sebaiknya menghindari konsumsi air rebusan daun salam. Sebab, daun salam dapat memperlambat tubuh dalam memproses obat-obatan tersebut.
Jika obat-obatan tidak dapat dipecah dengan efektif dalam tubuh, risiko efek samping mungkin bisa meningkat. (dtk/abid)
Mahasiswa politeknik kaltara melanjutkan UTS pada hari Rabu 6 November 2024. Dan pelaksanaanya berjalan dengan lancar seluruh mahasiswa mengerjakan nya dengan baik...
Mahasiswa politeknik kaltara melanjutkan UTS pada hari Rabu 6 November 2024. Dan pelaksanaanya berjalan dengan lancar seluruh mahasiswa mengerjakan nya dengan baik dan jujur.
Masalah pada ginjal sering kali tidak disadari dan dapat mengganggu kesehatan tubuh. Ginjal...
Masalah pada ginjal sering kali tidak disadari dan dapat mengganggu kesehatan tubuh. Ginjal adalah organ penting yang berperan menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah. Ketika ginjal mengalami kerusakan, fungsi tubuh menjadi tidak maksimal. Sejumlah riset menunjukkan 9 dari 10 orang di dunia tidak menyadari penurunan fungsi ginjal.
Kepala petugas medis National Kidney Foundation, Dr Joseph Vassalotti, mengatakan penyakit ginjal sering tidak disadari karena orang yang mengalaminya cenderung jarang mengalami gejala. Akibatnya, sebagian besar kasus penyakit ginjal baru diketahui saat sudah memasuki tahap gagal ginjal.
"Orang dengan penyakit ginjal cenderung tidak mengalami gejala hingga stadium akhir. Inilah alasan mengapa hanya 10 orang dengan penyakit ginjal kronis yang mengetahui bahwa mereka mengidapnya," jelas Dr Vassalotti, dikutip dari National Kidney Foundation. Meski begitu, beberapa kondisi bisa menjadi sinyal yang memberitahu adanya masalah pada ginjal. Dikutip dari Healthline, tanda awal penyakit ginjal adalah kadar kreatinin atau urea yang tidak biasa dalam darah. Hal ini menyebabkan kondisi yang disebut urimea.
Panel metabolik dasar (BMP) adalah tes darah yang sering dipesan sebagai bagian dari pemeriksaan fisik rutin. Tes ini memungkinkan penyedia layanan kesehatan untuk mendeteksi kadar yang tidak biasa dari kedua bahan kimia ini. Selain hasil tes darah, sejumlah tanda fisik dapat mengindikasikan penyakit ginjal. Berikut tanda-tanda fisik yang bisa menjadi tanda ginjal rusak:
1. Masalah pada urine
Fungsi ginjal terkait erat dengan produksi urine. Tanda-tanda yang mengkhawatirkan termasuk buang air kecil lebih sering atau lebih jarang dari biasanya, terutama di malam hari. Gejala yang dialami seperti:
- Rasa sakit atau terbakar saat buang air kecil
- Penurunan jumlah produksi urine
- Urine keruh, berbusa, atau berubah warna
2. Darah dalam urine
Munculnya darah dalam urine dikenal sebagai hematuria. Ini dapat menjadi tanda adanya masalah pada ginjal yang harus segera diperiksakan ke dokter.
3. Pembengkakan
Ginjal membuang kelebihan cairan dari darah. Jika hal ini tidak terjadi atau fungsinya terganggu, cairan tersebut akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan pembengkakan di area:
- Pergelangan kaki
- Kaki
- Telapak kaki
- Tangan
- Wajah
Pembengkakan juga dapat terjadi di paru-paru. Hal ini dapat menyebabkan sesak napas. Tanda lainnya adalah pembengkakan atau bengkak di sekitar mata.
4. Nyeri punggung
Rasa nyeri yang muncul karena masalah ginjal bisa terjadi di punggung atau samping. Selain itu, bisa juga muncul di bagian tengah punggung tepat di bawah tulang rusuk.
5. Ruam atau gatal pada kulit
Penumpukan produk limbah dalam darah dapat menyebabkan reaksi kulit, yang mengakibatkan ruam atau rasa gatal yang parah.
6. Kelelahan
Fungsi sekunder ginjal adalah membantu membuat sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Penurunan sel darah merah disebut anemia. Hal ini menyebabkan:
- Kelelahan
- Stamina menurun
- Terkadang pusing atau masalah ingatan
Kelelahan yang disebabkan oleh penyakit ginjal juga dapat disebabkan oleh penumpukan limbah metabolisme dalam darah.
7. Kehilangan selera makan
Kehilangan selera makan umum terjadi pada orang dengan penyakit ginjal lanjut. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan gizi dan penurunan berat badan. Orang yang mengalami penyakit ginjal harus berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan tentang cara menemukan makanan yang menarik dan mengandung nutrisi.
8. Mual atau muntah
Muntah dapat terjadi ketika limbah metabolisme menumpuk dalam darah. Tetapi, orang mungkin merasa mual bahkan hanya dengan memikirkan makan.
9. Kram otot
Kram otot yang menyakitkan, khususnya kram kaki, juga dapat terjadi akibat penyakit ginjal.
10. Kesulitan tidur
Ketika ginjal tidak menyaring dengan baik, racun akan tetap berada dalam darah daripada keluar dari tubuh melalui urine. Hal ini dapat membuat sulit tidur. Ada juga hubungan antara obesitas dan penyakit ginjal kronis, dan sleep apnea lebih umum terjadi pada mereka yang menderita penyakit ginjal, dibandingkan dengan populasi umum. (dtk).
Asam lambung naik adalah masalah kesehatan yang dialami oleh banyak orang. Mengonsumsi makanan tertentu dapat menjadi salah satu faktor pemicu asam lambung...
Asam lambung naik adalah masalah kesehatan yang dialami oleh banyak orang. Mengonsumsi makanan tertentu dapat menjadi salah satu faktor pemicu asam lambung naik.
Asam lambung naik adalah kondisi ketika cairan asam lambung (asam klorida/HCl) naik ke kerongkongan. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan refluks asam (acid reflux).
Refluks asam dapat menyebabkan iritasi pada lapisan di kerongkongan, dan memicu gejala seperti radang tenggorokan, nyeri ulu hati, mual, dan heartburn. Refluks yang terjadi secara terus menerus atau kronis dikenal juga dengan istilah GERD (gastroesophageal reflux disease).
Makanan yang Baik untuk Pengidap Asam Lambung
Pengidap refluks asam atau GERD perlu memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Mengonsumsi makanan tertentu, seperti makanan yang terlalu pedas, berminyak, asam, coklat, dan minuman beralkohol berpotensi menyebabkan asam lambung naik. Lantas, makanan seperti apa yang baik dikonsumsi saat mengidap refluks dan GERD? Dikutip dari John Hopkins Medicine dan Healthline, berikut rekomendasinya:
1. Oatmeal
Pengidap refluks dan GERD kerap disarankan mengonsumsi makanan tinggi serat. Nah, salah satu makanan yang kaya akan serat adalah oatmeal.
Oatmeal adalah makanan yang diolah dari gandum utuh. Selain tinggi serat, oatmeal juga dapat menyerap cairan asam di lambung, sehingga membantu mencegah refluks kambuh.
2. Jahe
Jahe sering dimanfaatkan sebagai obat alami untuk berbagai gangguan kesehatan, termasuk masalah asam lambung dan pencernaan.
Jahe dapat membantu meredakan refluks dengan mempercepat pengosongan perut. Artinya, jahe membantu makanan bergerak lebih cepat saat berada di saluran pencernaan.Kendati demikian, jahe bisa memicu heartburn pada sebagian orang. Karenanya, konsumsi jahe dalam jumlah sedikit terlebih dahulu untuk mengetahui efeknya pada tubuh.
3. Daging rendah lemak
Makanan tinggi lemak juga dapat memicu gejala refluks. Karenanya, pilihlah potongan daging yang rendah lemak, seperti ayam, kalkun, ikan, dan makanan laut lain untuk mencegah gejala refluks kambuh. Perhatikan pula cara memasaknya. Untuk mencegah risiko gejala kambuh, masak daging dengan cara dikukus, panggang, atau direbus.
4. Makanan yang bersifat basa
Makanan yang bersifat basa atau alkali adalah makanan yang memiliki pH di atas 7. Makanan basa dapat membantu melawan asam di perut.
Contoh makanan basa antara lain:
- Pisang
- Melon
- Kembang kol
- Kacang-kacangan
5. Makanan yang mengandung lemak sehat
Tubuh membutuhkan asupan lemak agar bisa berfungsi dengan baik. Saat mengalami masalah asam lambung, penting untuk memerhatikan jenis lemak yang dikonsumsi.
Memilih makanan yang kaya akan lemak sehat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh serta meminimalisir kekambuhan gejala refluks. Beberapa contoh sumber lemak sehat di antaranya:
- Alpukat
- Kacang kenari
- Biji rami
- Minyak zaitun
- Minyak wijen
- Minyak bunga matahari
6. Makanan tinggi air
Mengonsumsi makanan yanh mengandung air juga dapat melarutkan dan melemahkan cairan asam lambung. Contoh makanan yang banyak mengandung air antara lain:
- Semangka
- Seledri
- Timun
- Selada (dtk).